Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 28 April 2025 | 02.55 WIB

Inilah 5 Sikap yang Selalu Dilakukan oleh Orang yang Suka Bertindak Egois hingga Mengutamakan Diri Sendiri

Ilustrasi orang egois. (Freepik) - Image

Ilustrasi orang egois. (Freepik)

JawaPos.com – Setiap orang pada dasarnya memiliki sifat yang egois, dan bagian sulitnya adalah mereka sering kali tidak menyadarinya. Keegoisan tidak selalu terlihat atau kentara.

Keegoisan dapat muncul dalam perilaku kecil sehari-hari yang tampak normal bagi orang yang melakukannya tetapi membuat orang lain di sekitarnya frustrasi.

Sebenarnya, kita semua pernah mengalami saat-saat egois. Namun, jika hal itu menjadi pola, hal itu dapat merusak hubungan dan menjauhkan orang.

Berikut 5 kebiasaan dasar yang selalu dilakukan oleh orang-orang yang bersikap egois, Seperti dilansir dari laman Hack Spirit.

1. Mengutamakan kebutuhan diri sendiri

Kebanyakan orang tidak menganggap diri mereka egois. Namun, salah satu tanda paling jelas dari keegoisan alami adalah selalu mengutamakan kebutuhan mereka sendiri di atas orang lain tanpa menyadarinya.

Ini bukan berarti mereka sengaja bersikap kasar atau meremehkan. Ini hanya berarti bahwa ketika keputusan harus dibuat, mereka secara naluriah akan memikirkan apa yang menguntungkan mereka terlebih dahulu, sering kali tanpa mempertimbangkan bagaimana hal itu memengaruhi orang lain.

Bukan berarti mengutamakan diri sendiri selalu buruk yang penting adalah menjaga diri sendiri. Namun, jika seseorang melakukannya terus-menerus, tanpa memikirkan dampaknya terhadap orang-orang di sekitarnya, itu adalah tanda keegoisan yang jelas.

2. Mendominasi dalam percakapan

Orang yang egois sering kali suka berbicara terutama tentang diri mereka sendiri. Mereka mengarahkan pembicaraan ke pengalaman, masalah, atau pencapaian mereka sendiri, dan jarang berhenti untuk bertanya tentang orang lain.

Penelitian telah menunjukkan bahwa berbicara tentang diri sendiri mengaktifkan pusat kesenangan yang sama di otak seperti makanan dan uang.

Ini mungkin menjelaskan mengapa orang yang secara alami egois melakukannya begitu sering mereka mendapatkan sedikit dorongan dopamin setiap kali mereka berbagi sesuatu tentang diri mereka sendiri.Masalahnya, mereka tidak menyadari betapa berat sebelah hal itu.

Alih-alih pertukaran yang seimbang, percakapan dengan mereka dapat terasa seperti monolog di mana semua orang hanya menjadi penonton. Jika Anda mencoba berbagi sesuatu, mereka mungkin dengan cepat mengalihkan fokus kembali ke diri mereka sendiri tanpa menyadarinya.

3. Tidak pernah melakukan balas budi

Orang yang egois tidak keberatan meminta bantuan. Mereka akan dengan senang hati menerima bantuan, meminjam barang, atau mengandalkan orang lain saat mereka membutuhkan dukungan.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore