
Orang yang Tumbuh dalam Kemiskinan Sering Membawa 7 Keyakinan yang Membatasi Ini Hingga Dewasa
JawaPos.com - Tumbuh dalam kemiskinan adalah pengalaman unik yang bisa membentuk cara pandang kita terhadap hidup, terutama dalam hal keyakinan soal uang, kesuksesan, dan masa depan.
Banyak orang dari keluarga miskin yang membawa beban pemikiran tertentu hingga dewasa. Bukan karena mereka lemah, tapi karena itulah cara mereka bertahan.
Hidup dalam keterbatasan finansial memaksa banyak hal untuk diprioritaskan, dan sayangnya, pemikiran yang muncul dalam proses itu tidak selalu memberdayakan.
Dilansir dari DM News pada Kamis (24/4) berikut adalah tujuh keyakinan membatasi yang sering terbawa hingga dewasa oleh orang dari keluarga miskin.
1. Kekayaan Bukan untuk Orang Seperti Kita
Banyak orang dari keluarga miskin tumbuh dengan persepsi bahwa kekayaan adalah sesuatu yang eksklusif, hanya untuk "mereka yang sudah punya".
Pengamatan terhadap kesenjangan sosial, perjuangan sehari-hari, dan narasi tentang "realita hidup" membuat keyakinan ini terasa nyata.
Akibatnya, banyak orang mengurungkan niat untuk mengejar karier yang ambisius atau peluang bisnis karena merasa “bukan untuk kita”.
2. Uang Tidak Tumbuh di Pohon
Ini adalah frasa klasik yang sering terdengar di lingkungan dengan keterbatasan finansial. Hidup hemat memang penting, tapi keyakinan bahwa uang selalu sulit didapat bisa jadi jebakan mental.
Saat dewasa dan mulai menghasilkan sendiri, masih banyak yang takut menikmati hasil kerja keras karena rasa bersalah atau ketakutan akan kehabisan. Padahal, uang seharusnya jadi alat bantu hidup, bukan sumber ketakutan abadi.
3. Pendidikan Adalah Kemewahan, Bukan Kebutuhan
Bagi sebagian besar orang dari keluarga miskin, kebutuhan dasar seperti makan dan tempat tinggal jauh lebih mendesak ketimbang pendidikan. Tidak heran jika tumbuh keyakinan bahwa sekolah tinggi hanya untuk orang yang mampu.
Sayangnya, pola pikir ini sering menghalangi kemajuan. Padahal, pendidikan—baik formal maupun non-formal—adalah salah satu cara terbaik untuk keluar dari siklus keterbatasan finansial.
4. Lebih Aman Tetap pada yang Dikenal

11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
