Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 19 Mei 2026 | 20.04 WIB

Orang yang Tumbuh dalam Kesusahan Biasanya Membawa 9 Kebiasaan Tak Terlihat Ini hingga Dewasa Menurut Psikologi

seseorang yang tumbuh dalam kesusahan / foto: Magnific/freepik - Image

seseorang yang tumbuh dalam kesusahan / foto: Magnific/freepik

JawaPos.com - Tidak semua luka masa kecil terlihat jelas. Ada orang yang tumbuh dalam lingkungan penuh keterbatasan, konflik, tekanan emosional, atau ketidakstabilan, lalu belajar bertahan dengan caranya sendiri. Dari luar, mereka mungkin tampak biasa saja—mandiri, tenang, bahkan terlihat sangat kuat. Namun di balik itu, sering kali ada pola perilaku yang terbentuk sejak lama.

Psikologi menjelaskan bahwa pengalaman hidup yang sulit pada masa kecil dapat membentuk mekanisme bertahan hidup (survival mechanisms). Kebiasaan ini awalnya membantu seseorang melewati masa sulit, tetapi sering terbawa hingga dewasa tanpa disadari.

Dilansir dari Expert Editor pada Minggu (17/5), terdapat 9 kebiasaan tak terlihat yang sering dimiliki orang yang tumbuh dalam kesusahan.

1. Sulit benar-benar rileks

Orang yang tumbuh dalam lingkungan tidak stabil biasanya terbiasa hidup dalam mode siaga.

Mereka selalu merasa harus siap menghadapi masalah, kabar buruk, atau perubahan mendadak. Akibatnya, ketika hidup mulai tenang, justru muncul rasa gelisah.

Bagi orang lain, liburan atau waktu santai terasa menyenangkan. Namun bagi mereka, diam tanpa “ancaman” bisa terasa asing.

Secara psikologis, ini berkaitan dengan hypervigilance, yaitu kondisi ketika otak terbiasa terus memantau lingkungan demi menghindari bahaya.

2. Sangat mandiri, kadang sampai berlebihan

Kemandirian adalah kualitas positif. Namun pada sebagian orang yang tumbuh dalam kesusahan, kemandirian muncul bukan karena pilihan, melainkan kebutuhan.

Mereka belajar sejak kecil bahwa tidak selalu ada orang yang bisa diandalkan.

Akibatnya, saat dewasa mereka cenderung melakukan semuanya sendiri:

sulit meminta bantuan,
tidak nyaman bergantung pada orang lain,
merasa harus menyelesaikan semua masalah sendirian.

Di mata orang lain, mereka terlihat kuat. Padahal sering kali mereka hanya takut kecewa.

3. Terlalu peka terhadap perubahan suasana hati orang lain

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore