
Ilustrasi kebiasaan yang membuat seseorang lebih tenang dan kalem di tengah kekacauan hidup
JawaPos.com - Dalam hidup, kita tak akan pernah lepas dari tekanan, tuntutan, dan berbagai situasi yang membuat emosi mudah meledak.
Saat dunia terasa terlalu bising, masalah datang bertubi-tubi, dan semua orang di sekitarmu tampak panik, rasanya sulit untuk tetap tenang.
Namun menariknya, menurut psikologi, ada sebagian orang yang justru mampu tetap kalem meski berada di tengah kekacauan hidup.
Mereka tidak hanya terlihat tenang dari luar, tapi juga mampu menjaga kestabilan emosi dan pikiran di dalam.
Rahasianya bukan karena mereka kebal terhadap stres, melainkan karena mereka memiliki kebiasaan-kebiasaan tertentu yang membantunya untuk menenangkan diri dan mengelola tekanan dengan lebih sehat.
Dilansir dari laman Personal Branding Blog pada Selasa (15/4), berikut merupakan 8 kebiasaan yang membuatmu lebih tenang dan kalem di tengah kekacauan hidup, menurut psikologi.
1. Bernapas dengan penuh kesadaran
Orang yang tetap tenang di tengah kekacauan cenderung punya satu kebiasaan sederhana tapi sangat efektif, yaitu bernapas dengan penuh kesadaran.
Mereka tahu bahwa saat panik, napas menjadi cepat dan dangkal, dan itu membuat pikiran mereka semakin kacau.
Maka dari itu, mereka sengaja menarik napas perlahan selama beberapa hitungan, menahannya sebentar, lalu menghembuskannya lebih lama.
Cara ini bisa mengirim sinyal ke otak bahwa tubuh aman, sehingga detak jantung melambat dan perasaan akan jadi lebih stabil. Mereka menggunakan napas sebagai alat untuk kembali ke momen saat ini dan menenangkan pikiran yang mulai kacau.
2. Berbicara positif kepada diri sendiri
Di saat orang lain cenderung menyalahkan diri sendiri, orang yang tetap tenang justru menjaga kata-kata yang mereka ucapkan dalam hati.
Mereka sadar bahwa apa yang dikatakan kepada diri sendiri sangat memengaruhi perasaan. Ketika situasi tidak berjalan sesuai harapan, mereka tidak berkata “Aku gagal,” tapi memilih berkata “Ini memang sulit, tapi aku sudah pernah melewati hal yang lebih berat.”
Dengan berbicara seperti ini, mereka menguatkan mental dan menjaga semangat. Lama-lama, kebiasaan berbicara positif ini membuat mereka lebih tahan terhadap tekanan dan tetap berpikiran jernih.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
BREAKING NEWS! Persija Jakarta Resmi Tunjuk Shin Tae-yong sebagai Pelatih Baru
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Melihat 10 Besar Penjualan Mobil Mei 2026: Jaecoo Kuasai Brand Tiongkok, Tak Ada Nama BYD
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Sudah Setor Total Rp 117 Miliar tapi Rumah Tak Kunjung Jadi, Konsumen Emeralda Resort Polisikan Yana Priatna
