Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 7 April 2025 | 20.48 WIB

Orang yang Takut Balas Chat Kemungkinan Mengalami Texting Anxiety, Simak Tanda dan Penyebabnya

Mengenal Texting Anxiety. (Pexels) - Image

Mengenal Texting Anxiety. (Pexels)

JawaPos.com –  Sebagian orang mungkin pernah mengalami rasa tidak nyaman ketika harus mengirim atau membalas pesan teks. Kecemasan muncul diikuti rasa tidak percaya diri dan bahkan sampai panik.

Rupanya, fenomena psikologi ini disebut sebagai Texting Anxiety. Menurut laman Choosing Terapy, seringkali kecemasan dialami oleh masyarakat pada era digital, dimana kekhawatiran muncul saat harus berkomunikasi melalui pesan teks atau chat.

Texting anxiety ini sebenarnya belum bisa dikatakan sebagai kondisi klinis resmi. Hanya saja, sebuah penelitian pernah menunjukan bahwa 1 dari 5 orang setidaknya pernah mengalami kondisi tersebut.

Tanda-tanda Texting Anxiety

Jika kamu kerap merasa takut maupun cemas saat harus mengirimkan pesan kepada seseorang, bisa jadi apa yang kamu alami adalah texting anxiety. Untuk memahami lebih dalam, perhatikan tanda-tanda berikut ini.

  1. Tidak Pernah Memulai Percakapan

Ada rasa ketakutan apabila nantinya mengetik kalimat yang salah sehingga menimbulkan reaksi tak diinginkan dari orang lain. Alhasil, seseorang enggan memulai percakapan lebih dulu.

  1. Menghindari Ponsel Setelah Mengirim Pesan

Setelah mengirimkan chat, seseorang memilih untuk meninggalkan handphone-nya begitu saja. Dia enggan melihat pesan balasan lantaran rasa cemas yang menghantui.

  1. Mematikan Notifikasi Pesan

Orang dengan texting anxiety lebih pilih untuk mematikan notifikasi. Alasannya, melihat info pesan masuk hanya membuatnya menjadi lebih cemas dan tidak nyaman.

  1. Menghindari Grup Chat

Tanda selanjutnya adalah menghindari percakapan pada grup chat. Seseorang sengaja tidak aktif atau bahkan keluar dari perbincangan grup tersebut.

  1. Menghapus Pesan

Ada perasaan tidak nyaman ketika membaca pesan yang menyangkut konflik atau obrolan mendalam. Daripada terus memikirkannya, seseorang memilih menghapusnya agar tak bisa kembali dibaca.

  1. Sering Menggunakan Emoji

Emoji digunakan agar pesan tidak salah dimengerti. Seseorang dengan texting anxiety tidak ingin kalimat yang dikirimkan melalui pesan teks berujung menyinggung serta berusaha menjaga nada pesan tetap ringan.

  1. Selalu Mengecek Ponsel

Bukan hanya menghindari ponsel, tingkah sebaliknya yaitu terus menerus mengecek ponsel juga menjadi sinyal kurang baik. Rasa khawatir berlebihan muncul untuk memastikan apakah sebuah pesan sudah dibalas atau dibaca.

Penyebab Texting Anxiety

Setelah memahami tanda-tanda dari texting anxiety, kamu juga perlu mengerti bahwa penyebab dari fenomena psikologi tersebut tidak bisa disamaratakan. Setiap orang pernah dihadapkan dengan pengalaman berbeda-beda yang menyebabkan timbulnya kecemasan pada pesan teks.

Antara lain, penyebab texting anxiety meliputi beberapa kemungkinan berikut ini.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore