
Ilustrasi seseorang yang sedang mencoba berpikir tenang di tengah gejolak emosi. (Freepik)
JawaPos.com - Ketika menghadapi konflik, kebanyakan orang cenderung terpancing emosi.
Namun, ada orang-orang tertentu yang tetap tenang dan tidak mudah terbawa suasana. Mereka bukan berarti tidak peduli atau kurang emosional, tetapi justru memiliki pemahaman mendalam tentang sifat dasar manusia.
Mereka memahami bagaimana emosi bekerja dan bagaimana mengendalikan diri agar tidak memperburuk situasi.
Jika kamu ingin menjadi seseorang yang lebih tenang dan bijak saat konflik, berikut adalah delapan hal yang harus kamu pahami tentang psikologi manusia dalam situasi tegang.
Dilansir dari laman Geediting, Rabu (26/03), berikut adalah delapan hal yang dipahami orang-orang yang tetap tenang saat konflik:
Pernahkah kamu merasa stres hanya karena berada di sekitar orang yang juga stres? Ini terjadi karena adanya emotional contagion, atau penularan emosi. Orang yang tetap tenang saat konflik sadar bahwa emosi negatif bisa menyebar dengan mudah.
Mereka mengontrol emosi mereka sendiri agar tidak ikut terpancing suasana. Dengan tetap tenang, mereka juga bisa membantu menenangkan orang lain di sekitar mereka.
Dalam konflik, sering kali kita merasa bahwa sudut pandang kita adalah yang paling benar. Namun, orang yang tetap tenang mengerti bahwa setiap individu melihat dunia dari perspektif yang berbeda, berdasarkan pengalaman hidup mereka sendiri.
Mereka tidak langsung bereaksi defensif, tetapi mencoba memahami alasan di balik pendapat lawan bicara. Dengan pendekatan ini, konflik bisa berubah menjadi diskusi yang lebih produktif.
Banyak orang ingin memenangkan argumen dengan berbicara lebih banyak. Tapi, mereka yang tetap tenang dalam konflik justru memahami bahwa mendengarkan lebih kuat daripada berbicara.
Menurut Harvard Business Review, mendengarkan secara aktif dapat menciptakan ruang komunikasi yang lebih aman dan terbuka. Orang yang tenang tahu bahwa dengan memahami lawan bicara lebih dulu, mereka bisa merespons dengan lebih bijak.
Banyak orang melihat konflik sebagai sesuatu yang negatif. Namun, mereka yang tetap tenang memahami bahwa konflik bisa menjadi peluang untuk pertumbuhan dan perubahan.
Konflik bisa membuka masalah tersembunyi, menghasilkan solusi inovatif, dan memperkuat hubungan jika dikelola dengan baik. Mereka tidak menghindari konflik, tetapi menghadapinya dengan kepala dingin dan sikap terbuka.
Pernah mendengar pepatah "Setiap orang sedang berjuang dalam pertempuran yang tidak kita ketahui"?
Orang yang tetap tenang saat konflik memahami bahwa kemarahan atau ketegangan lawan bicara bisa jadi berasal dari masalah pribadi yang tidak ada hubungannya dengan mereka. Ini membuat mereka lebih sabar dan tidak langsung bereaksi emosional saat menghadapi orang yang sedang marah.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
