
Kebiasaan yang membedakan orang kaya baru dengan orang kaya sejati menurut psikologi. (Freepik/ freepik)
JawaPos.com – Fenomena orang kaya baru atau yang sering disebut new money kini makin sering terlihat, apalagi di era media sosial yang memudahkan seseorang pamer kekayaan.
Namun, di balik gemerlapnya gaya hidup mewah, psikologi menilai ada perbedaan mencolok antara orang kaya baru dengan orang kaya sejati yang sudah terbiasa hidup dalam kelimpahan sejak lama.
Perbedaan ini bukan cuma soal harta, tetapi juga soal kebiasaan, pola pikir, dan sikap dalam mengelola kekayaan.
Orang kaya sejati biasanya lebih tenang, terukur, dan tidak merasa perlu membuktikan apapun di depan orang lain, sedangkan orang kaya baru sering terjebak dalam perilaku konsumtif demi validasi sosial.
Dilansir dari geediting.com pada Kamis (20/3), diterangkan bahwa terdapat tujuh kebiasaan yang membedakan orang kaya baru dengan orang kaya sejati menurut psikologi.
Baca Juga: 6 Langkah Raih Keberkahan saat Hari Raya Idul Fitri dengan Memaafkan dan Membersihkan Hati
1. Menghargai nilai waktu
Waktu merupakan aset paling berharga bagi orang yang benar-benar kaya. Sementara orang kaya baru sering terjebak dalam siklus bekerja sepanjang waktu untuk mempertahankan gaya hidup mereka, orang yang benar-benar kaya memahami bahwa waktu lebih berharga daripada uang.
Mereka berinvestasi pada layanan atau peralatan yang membebaskan waktu mereka, sehingga bisa fokus pada hal-hal yang benar-benar penting.
Alih-alih menghabiskan berjam-jam membersihkan rumah, mereka mungkin menyewa jasa pembersih profesional.
Hal ini bukan tentang kemalasan, tetapi tentang efisiensi dan strategi dalam mengelola waktu.
Prinsip ini berhubungan dengan pemahaman pentingnya keseimbangan kehidupan kerja dan kapan harus mendelegasikan tugas kepada orang lain.
2. Investasi pada pengetahuan
Orang yang benar-benar kaya selalu mencari peluang untuk belajar dan berkembang. Mereka tidak hanya fokus meningkatkan saldo bank, tetapi memahami bahwa kekayaan melampaui batas uang semata.
Investasi pada pendidikan, keterampilan baru, mengikuti tren industri, dan terus berusaha memperbaiki diri menjadi prioritas utama mereka.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
