Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 18 Maret 2025 | 04.34 WIB

Bongkar Ciri Pria Bermuka Dua: 7 Tanda Halus Pria yang Bersikap Manis tapi Sebenarnya Tidak Tulus, Menurut Psikologi

Ilustrasi pria bermuka dua yang bersikap manis tapi sebenarnya tidak tulus. (freepik/ cookie_studio)

JawaPos.com - Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering bertemu dengan orang-orang yang tampak baik dan penuh perhatian, tetapi apakah semua kebaikan itu benar-benar tulus?

Tidak jarang, ada pria yang bersikap manis di depan, tetapi di balik senyumnya tersimpan niat yang tidak sepenuhnya jujur.

Menurut psikologi, pria seperti ini sering kali menunjukkan tanda-tanda halus yang bisa dikenali jika kita lebih jeli dalam mengamati sikap dan perilaku mereka.

Agar tidak terjebak dalam hubungan yang penuh kepalsuan, penting untuk mengetahui ciri-ciri pria bermuka dua seperti ini.

Dilansir dari laman Personal Branding Blog pada Senin (17/3), berikut merupakan 7 tanda halus pria bermuka dua yang bersikap manis tapi sebenarnya tidak tulus, menurut psikologi.

1. Terlalu Banyak Pujian

Pujian memang bisa membuat seseorang merasa dihargai dan diperhatikan, tetapi jika diberikan secara berlebihan dan tanpa alasan yang jelas, itu bisa menjadi tanda ketidaktulusan.

Seseorang yang tidak tulus sering menggunakan pujian sebagai alat untuk mendapatkan kepercayaan atau untuk memanipulasi orang lain.

Jika Anda merasa bahwa pujian yang diberikan terdengar terlalu berlebihan, terlalu sering, atau tidak sesuai dengan situasi, ada kemungkinan orang tersebut memiliki maksud tertentu.

Orang yang benar-benar tulus akan memberikan pujian yang jujur dan sesuai dengan keadaan, bukan sekadar untuk menyenangkan hati atau mengambil keuntungan dari Anda.

2. Bahasa Tubuh yang Tidak Konsisten

Seseorang bisa mengatakan kata-kata yang indah dan menyenangkan, tetapi bahasa tubuhnya sering kali tidak bisa berbohong.

Jika seorang pria berbicara dengan nada ramah tetapi menghindari kontak mata, menyilangkan tangan, atau sering melihat ke arah lain, itu bisa menjadi tanda bahwa dia tidak sepenuhnya jujur.

Pakar komunikasi menyebutkan bahwa sebagian besar pesan yang kita sampaikan tidak berasal dari kata-kata, melainkan dari ekspresi wajah, gestur, dan postur tubuh.

Jika Anda merasa ada ketidaksesuaian antara kata-kata dan bahasa tubuh seseorang, percayalah pada intuisi Anda dan tetap waspada terhadap ketulusannya.

3. Terlalu Banyak Berbagi Cerita Pribadi

Membuka diri dan berbagi cerita pribadi adalah cara untuk membangun hubungan yang lebih dekat.

Namun, jika seseorang langsung menceritakan terlalu banyak detail tentang kehidupannya dalam waktu singkat, hal ini bisa menjadi taktik untuk membuat Anda cepat merasa dekat dan percaya kepadanya.

Dalam banyak kasus, orang yang terlalu banyak berbagi sejak awal bisa jadi hanya ingin menciptakan kedekatan yang instan, bukan hubungan yang tulus.

Hubungan yang sehat dan jujur akan berkembang secara alami melalui waktu dan pengalaman bersama, bukan melalui cerita yang dipaksakan atau diungkapkan terlalu dini.

4. Menghindari Jawaban Langsung

Ketika seseorang sulit memberikan jawaban yang jelas dan selalu berusaha mengalihkan pembicaraan, itu bisa menjadi tanda bahwa dia sedang menyembunyikan sesuatu.

Orang yang tidak tulus cenderung berbicara dengan cara yang ambigu atau menggunakan jawaban yang terlalu umum untuk menghindari pertanyaan yang sulit.

Hal ini sering dilakukan untuk menghindari tanggung jawab atau agar tidak terjebak dalam kebohongan mereka sendiri. Dalam hubungan yang sehat, komunikasi terbuka dan jujur sangat penting.

Jika Anda sering merasa kesulitan mendapatkan jawaban langsung dari seseorang, ada baiknya mempertanyakan apakah dia benar-benar tulus dalam berinteraksi dengan Anda.

5. Terlalu Sering Setuju

Dalam setiap hubungan atau percakapan, perbedaan pendapat adalah hal yang wajar.

Namun, jika seseorang selalu setuju dengan Anda dalam segala hal tanpa pernah memberikan pandangannya sendiri, itu bisa menjadi tanda bahwa dia hanya berusaha menyenangkan Anda tanpa benar-benar jujur dengan pikirannya sendiri.

Orang yang tidak tulus cenderung menghindari konflik dengan selalu menyetujui pendapat orang lain, bahkan jika mereka sebenarnya memiliki pandangan yang berbeda.

Hubungan yang sehat cenderung dibangun di atas komunikasi yang jujur dan terbuka, bukan dengan berpura-pura setuju hanya untuk mendapatkan penerimaan atau keuntungan tertentu.

6. Perilaku yang Tidak Dapat Dipercaya

Ketulusan seseorang tidak hanya terlihat dari kata-kata yang diucapkan, tetapi juga dari tindakan yang mereka lakukan.

Jika seseorang sering membuat janji tetapi tidak pernah menepatinya, atau berkata sesuatu yang bertentangan dengan apa yang dia lakukan, itu bisa menjadi tanda bahwa dia tidak benar-benar tulus.

Orang yang tulus akan berusaha menjaga keselarasan antara perkataan dan perbuatannya.

Jika Anda sering merasa dikecewakan oleh seseorang yang selalu mengatakan hal-hal baik tetapi tidak pernah membuktikannya dalam tindakan, mungkin saatnya untuk mempertanyakan apakah dia benar-benar tulus atau hanya berkata-kata manis tanpa makna.

7. Kurangnya Empati

Salah satu tanda utama ketulusan seseorang adalah bagaimana dia merespons perasaan dan pengalaman orang lain.

Jika seseorang tampak tidak peduli atau meremehkan perasaan Anda saat Anda sedang mengalami masa sulit, itu bisa menjadi tanda bahwa dia tidak benar-benar tulus.

Orang yang tulus akan berusaha memahami perasaan Anda dan menunjukkan perhatian, bukan sekadar mendengarkan tanpa memberikan respons yang berarti.

Jika Anda merasa bahwa seseorang hanya berpura-pura peduli tetapi tidak benar-benar memahami atau menghargai perasaan Anda, maka bisa jadi dia tidak memiliki ketulusan dalam interaksinya dengan Anda.


Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore