
seseorang yang meninggikan suara saat kalah berargumen./(Pexels)
JawaPos.com - Beradu argumen adalah hal yang lumrah dalam kehidupan sehari-hari.
Namun, ada orang yang ketika merasa kalah dalam perdebatan justru memilih untuk meninggikan suaranya.
Alih-alih memberikan argumen yang lebih kuat atau mencoba memahami perspektif lawan bicaranya, mereka cenderung meningkatkan volume suara sebagai bentuk dominasi atau pertahanan diri.
Menurut psikologi, perilaku ini bukan sekadar kebiasaan, tetapi bisa mencerminkan pola pikir dan karakter tertentu.
Dilansir dari Small Biz Technology pada Senin (17/3), terdapat tujuh ciri yang biasanya dimiliki oleh orang yang meninggikan suaranya saat kalah dalam argumen.
1. Mudah Terpancing Emosi
Orang yang sering meninggikan suaranya dalam debat biasanya memiliki kontrol emosi yang rendah.
Ketika argumen mereka mulai terpatahkan, mereka merasa terancam dan bereaksi dengan kemarahan alih-alih berpikir logis.
Ini adalah bentuk respons emosional yang disebut amygdala hijack, yaitu ketika bagian otak yang mengatur emosi (amygdala) mengambil alih respons rasional seseorang.
Mereka sering kali sulit menerima kenyataan bahwa mereka mungkin salah dan lebih fokus pada bagaimana mempertahankan ego mereka, bukan pada kebenaran atau logika dalam diskusi.
2. Cenderung Agresif dalam Komunikasi
Psikologi mengenal tiga gaya komunikasi utama: pasif, agresif, dan asertif.
Orang yang sering meninggikan suara dalam perdebatan cenderung memiliki gaya komunikasi yang agresif.
Mereka lebih suka menggunakan nada suara yang keras, tekanan emosional, dan bahkan intimidasi untuk memenangkan argumen.
Alih-alih mendengarkan dan berusaha memahami sudut pandang orang lain, mereka menggunakan volume suara sebagai senjata untuk menekan lawan bicara mereka.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
