
Ilustrasi perempuan yang merasa minder karena tidak puas dengan pencapainnya. (Freepik)
JawaPos.com-Di tengah derasnya arus informasi digital, pencapaian orang lain kini bisa terlihat setiap saat. Dari promosi jabatan hingga pencapaian finansial, semuanya seolah hadir tanpa jeda di layar. Tanpa disadari, kondisi ini memicu kebiasaan membandingkan diri, terutama dalam hal karier.
Perbandingan tersebut kerap memunculkan suara kritis dalam diri, yang mempertanyakan posisi, kemampuan, bahkan arah hidup yang sedang dijalani. Jika tidak dikelola, hal ini bisa berkembang menjadi kecemasan yang berkepanjangan.
Dalam sebuah wawancara, psikolog klinis Ratih Ibrahim menjelaskan bahwa kondisi ini berkaitan erat dengan paparan digital yang terus aktif serta kebiasaan membandingkan diri secara tidak sadar.
Agar tidak berlarut-larut, penting untuk mengelola kondisi ini secara lebih sadar. Berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan:
1. Batasi paparan yang memicu perbandingan
Tidak semua konten perlu dikonsumsi setiap saat. Terlalu sering melihat pencapaian orang lain justru bisa memicu pikiran untuk terus membandingkan. Menyaring akun atau informasi yang diikuti dapat membantu menjaga fokus tetap pada diri sendiri.
2. Gunakan gadget secara lebih terarah

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
