
seseorang yang mendominasi ruangan./Magnific/boggy
JawaPos.com - Tidak semua orang yang berpengaruh adalah mereka yang paling keras berbicara. Dalam psikologi komunikasi, orang yang memiliki kehadiran kuat justru sering berbicara dengan tenang, singkat, dan penuh keyakinan.
Mereka tidak berusaha menguasai percakapan dengan volume suara, melainkan dengan pilihan kata yang mencerminkan kepercayaan diri, ketenangan, dan kemampuan mengarahkan perhatian orang lain.
Dilansir dari Expert Editor pada Rabu (10/6), terdapat 10 frasa yang sering digunakan oleh orang-orang yang mampu mendominasi ruangan tanpa harus meninggikan suara.
1. “Mari kita fokus pada hal yang paling penting.”
Orang yang berpengaruh tahu bagaimana mengarahkan perhatian kelompok. Alih-alih membiarkan diskusi melebar, mereka mengembalikan semua orang pada inti masalah.
Kalimat ini menunjukkan:
Kepemimpinan.
Kemampuan berpikir strategis.
Kendali terhadap situasi.
Dalam psikologi sosial, orang yang mampu menciptakan struktur dalam percakapan cenderung dianggap lebih kompeten dan lebih layak diikuti.
Contoh:
"Saya rasa ada banyak ide bagus, tetapi mari kita fokus pada hal yang paling penting terlebih dahulu."

Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Donald Trump Terjebak! Perang Iran Seret Presiden AS ke Krisis Politik dan Militer
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Profil Santyka Fauziah, Kekasih Sule yang Didoakan Nathalie Holscher Segera Menikah
Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
