seseorang yang tidak memiliki seseorang untuk dihubungi saat genting
JawaPos.com - Di era media sosial, memiliki ratusan bahkan ribuan kontak bukanlah hal yang sulit. Kita bisa dikenal banyak orang, sering menghadiri acara, aktif dalam komunitas, dan terlihat “ramai” secara sosial. Namun ada satu pertanyaan sederhana yang sering kali mengungkap makna sebenarnya dari kedekatan:
Siapa yang bisa kamu hubungi pukul 2 pagi saat kamu benar-benar terpuruk?
Jika seseorang memiliki puluhan kenalan tetapi tidak ada satu pun yang bisa dihubungi di saat genting, psikologi menunjukkan bahwa hal tersebut sering kali berkaitan dengan pola kepribadian tertentu. Ini bukan soal baik atau buruk, melainkan tentang dinamika emosional dan relasional yang terbentuk dari waktu ke waktu.
Dilansir dari Silicon Canals pada Jumat (27/2), terdapat tujuh ciri kepribadian yang sering muncul pada individu dengan pola hubungan seperti ini.
Baca Juga: Jika Anda Ingin Merasa Lebih Dihargai oleh Keluarga Seiring Bertambahnya Usia, Ucapkan Selamat Tinggal pada 9 Perilaku Ini Menurut Psikologi
1. Cenderung Menjaga Jarak Emosional (Emotionally Guarded)
Beberapa orang sangat mudah bergaul, tetapi sulit membuka diri. Mereka bisa berbicara tentang banyak hal — pekerjaan, hobi, berita terbaru — namun jarang membahas ketakutan terdalam, rasa gagal, atau luka masa lalu.
Dalam psikologi, ini sering dikaitkan dengan ketakutan akan kerentanan (fear of vulnerability). Mereka mungkin pernah dikecewakan, sehingga secara tidak sadar membangun tembok perlindungan.
Akibatnya:
Hubungan tetap di permukaan.
Tidak ada kedekatan emosional yang cukup dalam.
Orang lain merasa “dekat tapi jauh”.
Kedalaman hubungan tidak dibangun dari frekuensi interaksi, tetapi dari kualitas keterbukaan.
2. Terlalu Mandiri (Hyper-Independent)
Mandiri adalah kualitas positif. Namun, ketika kemandirian berubah menjadi ketidakmampuan menerima bantuan, itu bisa menjadi penghalang relasi.
Orang yang terlalu mandiri sering berpikir:
“Saya tidak ingin merepotkan orang lain.”
“Saya harus menyelesaikan semuanya sendiri.”
“Meminta bantuan itu tanda kelemahan.”
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di Liga Nations UEFA: Jvarosnebi Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Bangladesh vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Harimau Malaya Curi Kemenangan
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022