Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 20 Februari 2026 | 17.12 WIB

Orang Tumbuh Mandiri Biasanya Memiliki Orang Tua yang Melakukan 8 Hal yang Tampaknya Tidak Lazim Ini Menurut Psikologi

seseorang yang tumbuh dengan mandiri./: Freepik/benzoix - Image

seseorang yang tumbuh dengan mandiri./: Freepik/benzoix

JawaPos.com - Tidak semua pola asuh yang efektif terlihat “hangat” atau konvensional di mata masyarakat.

Beberapa orang tua justru melakukan hal-hal yang sekilas tampak tidak lazim—bahkan terkesan keras atau terlalu santai.

Namun menurut berbagai pendekatan dalam psikologi perkembangan, pola asuh semacam ini sering kali membentuk anak yang tumbuh menjadi pribadi mandiri, tangguh, dan percaya diri.

Alih-alih langsung menjelaskan semuanya, orang tua ini sering balik bertanya:
“Menurutmu bagaimana?”
“Apa solusi yang bisa kamu coba?”

Metode ini mendorong anak berpikir kritis dan belajar mengambil keputusan sendiri. Dalam jangka panjang, anak terbiasa mengandalkan proses berpikirnya, bukan bergantung pada arahan terus-menerus.

3. Memberi Tanggung Jawab Sejak Dini

Beberapa orang tua tampak “kejam” karena meminta anak membereskan kamar sendiri, membantu pekerjaan rumah, atau mengatur jadwalnya sendiri.

Padahal, tanggung jawab kecil yang konsisten membangun rasa kompetensi. Anak belajar bahwa ia mampu mengurus dirinya sendiri.

4. Tidak Terlalu Mengontrol Pilihan Anak

Orang tua yang membesarkan anak mandiri biasanya tidak mendikte setiap pilihan: jurusan sekolah, hobi, bahkan gaya berpakaian (dalam batas wajar).

Mereka memberi arahan, tetapi keputusan akhir sering kali diserahkan pada anak. Ini membantu anak belajar memikul konsekuensi dari pilihannya sendiri.

5. Tidak Menjadikan Anak sebagai Pusat Dunia

Orang tua yang sehat secara psikologis tetap memiliki kehidupan pribadi: karier, pertemanan, dan hobi.

Anak belajar bahwa setiap individu memiliki tanggung jawab terhadap dirinya sendiri. Mereka tidak tumbuh dengan keyakinan bahwa dunia akan selalu menyesuaikan diri dengan mereka.

6. Mengizinkan Anak Merasa Tidak Nyaman

Anak yang terlalu dilindungi sering kali kesulitan menghadapi tekanan dunia nyata. Orang tua yang membangun kemandirian tidak langsung menghilangkan semua ketidaknyamanan.

Misalnya, mereka tidak selalu turun tangan saat anak mengalami konflik kecil dengan teman. Mereka membiarkan anak belajar menyelesaikannya sendiri.

7. Konsisten dengan Batasan

Orang tua yang membesarkan anak mandiri cenderung tegas terhadap aturan. Bukan keras, tetapi konsisten.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore