
seseorang yang lacinya dipenuhi barang acak./Freepik/timltv
JawaPos.com - Banyak orang menganggap laci yang penuh dengan barang acak sebagai tanda kemalasan, ketidakteraturan, atau bahkan kekacauan mental. Padahal, dalam perspektif psikologi, kondisi ini tidak selalu bermakna negatif.
Justru, laci yang penuh dengan berbagai benda—mulai dari kertas, kabel, koin, hingga barang-barang kecil yang tampak tidak penting—bisa menjadi cerminan kepribadian seseorang yang unik dan kompleks.
Psikologi modern melihat lingkungan fisik sebagai refleksi dari kondisi mental dan kepribadian seseorang.
Cara seseorang menata ruang, menyimpan barang, dan mengelola kekacauan kecil dalam hidupnya sering kali berkaitan erat dengan cara berpikir, merasakan, dan bertindak.
Maka, laci yang penuh dengan barang-barang acak bukan sekadar soal kerapian, tetapi juga bisa menjadi “jendela” untuk memahami karakter seseorang.
Dilansir dari Geediting pada Senin (2/2), terdapat 8 ciri kepribadian yang sering dikaitkan dengan orang-orang yang memiliki laci penuh barang acak:
1. Kreatif dan Imajinatif
Orang dengan laci penuh barang acak sering kali memiliki tingkat kreativitas yang tinggi. Pikiran mereka tidak bekerja secara kaku dan linier, tetapi fleksibel dan asosiatif.
Barang-barang kecil yang bagi orang lain terlihat tidak penting justru bisa menjadi sumber inspirasi bagi mereka.
Mereka cenderung melihat potensi dalam hal-hal sederhana. Sebuah kertas bekas bisa menjadi ide desain, kabel lama bisa menjadi alat eksperimen, dan benda kecil tak terpakai bisa memicu gagasan baru. Kekacauan fisik sering sejalan dengan kekayaan ide di dalam pikiran.
2. Berpikir Fleksibel (Tidak Kaku)
Kepribadian ini biasanya tidak terikat pada aturan yang terlalu kaku. Mereka tidak selalu membutuhkan struktur yang rapi untuk bisa berfungsi dengan baik. Justru, mereka merasa nyaman dalam kondisi yang bagi orang lain terasa “berantakan”.
Dalam psikologi, hal ini sering dikaitkan dengan cognitive flexibility—kemampuan untuk berpindah sudut pandang, menyesuaikan diri dengan perubahan, dan berpikir terbuka terhadap berbagai kemungkinan.
3. Emosional dan Penuh Makna Personal
Banyak barang di dalam laci bukan sekadar benda, tetapi memiliki nilai emosional. Tiket lama, surat kecil, koin dari perjalanan, atau benda sederhana bisa menyimpan kenangan tertentu.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
Prediksi Susunan Pemain Timnas Ekuador vs Curacao: Alan Franco Sudah Lupakan Kekalahan di Laga Perdana
