
seseorang yang mengirimkan ucapan terima kasih yang ditulis tangan./Freepik/freepik
JawaPos.com - Di tengah dunia yang serba cepat, pesan singkat, emoji, dan notifikasi instan, ada satu kebiasaan yang perlahan menjadi langka: mengirimkan ucapan terima kasih dalam bentuk tulisan tangan.
Bagi sebagian orang, ini mungkin terlihat merepotkan, kuno, atau tidak praktis. Namun bagi psikologi, kebiasaan sederhana ini justru menyimpan makna kepribadian yang dalam.
Menulis “terima kasih” dengan tangan sendiri bukan sekadar soal kata-kata, tetapi tentang waktu, perhatian, dan niat.
Orang yang masih melakukannya sering kali memiliki kualitas psikologis yang khas—dan tidak semua orang memilikinya.
Dilansir dari Geediting pada Jumat (16/1), terdapat delapan karakteristik yang umumnya ditemukan pada mereka.
1. Memiliki Tingkat Empati yang Tinggi
Menurut psikologi, empati bukan hanya kemampuan memahami perasaan orang lain, tetapi juga keinginan untuk membuat orang lain merasa dihargai.
Orang yang menulis ucapan terima kasih dengan tangan cenderung memikirkan bagaimana perasaan penerimanya.
Mereka membayangkan senyum kecil saat surat dibuka, perasaan hangat ketika membaca kata-kata yang ditulis khusus, dan kesan bahwa hubungan tersebut berarti. Ini menunjukkan empati yang aktif, bukan sekadar empati pasif.
2. Sadar Akan Nilai Usaha Orang Lain
Menulis kartu atau surat terima kasih membutuhkan waktu dan tenaga. Secara psikologis, orang yang bersedia meluangkan usaha ini biasanya sangat menghargai usaha orang lain.
Mereka tidak menganggap bantuan, hadiah, atau perhatian sebagai sesuatu yang “memang sudah seharusnya”.
Sebaliknya, mereka melihat setiap kebaikan sebagai sesuatu yang layak diakui secara personal dan mendalam.
3. Lebih Reflektif dan Tidak Reaktif

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
5 Bintang Sepak Bola yang Alami Kenaikan Nilai Pasar setelah Piala Dunia FIFA 2026
Prediksi PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Ujian Berat Ayam Kinantan Hadapi Sang Juara Bertahan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
