
seseorang yang liburan dengan berbudaya./Freepik/jcomp
JawaPos.com - Liburan sering dianggap sebagai pelarian dari rutinitas: tiket dibeli, hotel dipesan, foto diambil, lalu pulang dengan galeri penuh kenangan visual.
Namun, di balik pemandangan indah dan unggahan media sosial, ada perbedaan halus tetapi mendalam antara orang yang benar-benar berbudaya saat berlibur dan mereka yang hanya mengejar checklist destinasi.
Orang yang berbudaya tidak menjadikan perjalanan sebagai ajang pamer jarak tempuh, melainkan sebagai proses memahami manusia, nilai, dan kehidupan di tempat lain.
Mereka pulang tidak hanya membawa oleh-oleh, tetapi juga perspektif baru.
Dilansir dari Geediting pada Kamis (15/1), terdapat sepuluh kebiasaan liburan yang secara alami membedakan keduanya.
1. Mereka Belajar Sebelum Berangkat, Bukan Hanya Saat Tiba
Orang yang berbudaya meluangkan waktu untuk membaca sejarah, adat, dan konteks sosial destinasi yang akan dikunjungi. Mereka ingin tahu mengapa sebuah tempat menjadi seperti sekarang, bukan sekadar apa yang bisa difoto.
Sebaliknya, pemburu checklist sering tiba tanpa pengetahuan dasar, lalu kebingungan atau bahkan menghakimi kebiasaan lokal karena terasa “aneh” atau “tidak praktis”.
2. Mereka Menghormati Adat Lokal, Meski Tidak Selalu Nyaman
Berpakaian sopan di tempat ibadah, menyesuaikan nada suara, atau mengikuti aturan tak tertulis adalah refleksi kepekaan budaya. Orang berbudaya paham bahwa kenyamanan pribadi bukan pusat semesta.
Mereka yang hanya ingin mencoret destinasi sering berkata, “Kan saya turis.” Kalimat ini menjadi pembenaran untuk mengabaikan norma setempat.
3. Mereka Berinteraksi, Bukan Hanya Mengamati
Bagi orang berbudaya, penduduk lokal bukan latar belakang foto. Mereka menyapa, bertanya dengan tulus, dan mendengarkan cerita. Bahkan percakapan singkat di warung kecil bisa menjadi momen paling berkesan.
Sementara itu, pelancong checklist cenderung melihat warga lokal sebagai bagian dari “pengalaman”, bukan sebagai manusia dengan kehidupan nyata.
4. Mereka Makan untuk Memahami Budaya, Bukan Sekadar Tren
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Thailand vs Vietnam Leg 1 Final Piala AFF 2026: Gajah Perang Terlalu Perkasa di Rajama
Jadi Tersangka, Ini Kronologi Penipuan yang Dilakukan Ruben Onsu
Ruben Onsu Jadi Tersangka, Begini Reaksi Pengacara Minola Sebayang
Prediksi Skor Marseille vs Strasbourg: Rekor 15 Laga Jadi Modal Les Phoceens
Respons Tantangan Wagub Kalbar, Gubernur Jabar KDM: Mohon Maaf, Tak Maksud Membandingkan
Pemerintah Bakal Menata Guru, PGRI Sebut Ada Harapan Baru bagi Pendidikan Indonesia
Ruben Onsu Ditetapkan Tersangka Kasus Penipuan dan Penggelapan, Dipanggil Minggu Depan
Prediksi Skor Ipswich vs Sunderland: The Black Cats Berpeluang Curi Poin di Portman Road
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Ribuan Ojol Hadiri Kopdar Kebangsaan Jaga Jakarta, Ada Perpanjangan SIM Gratis
