Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 14 Januari 2026 | 03.12 WIB

8 Perilaku Kecil Ini Secara Diam-Diam Memberi Sinyal Apakah Anda Sudah Dewasa atau Hanya Bertambah Tua Menurut Psikologi

seseorang yang memperlihatkan sinyal telah tumbuh dewasa ./Freepik/freepik - Image

seseorang yang memperlihatkan sinyal telah tumbuh dewasa ./Freepik/freepik

JawaPos.com - Bertambah usia adalah sesuatu yang pasti. Setiap tahun berlalu, angka di KTP terus naik tanpa bisa ditawar. Namun dalam psikologi, menjadi dewasa tidak selalu sejalan dengan menjadi lebih tua.

Ada orang yang secara usia matang, tetapi secara emosional masih terjebak di pola lama. Sebaliknya, ada pula yang usianya relatif muda, namun sikap dan cara berpikirnya menunjukkan kedewasaan yang kuat.

Psikologi perkembangan menilai kedewasaan bukan dari gelar, jabatan, atau umur biologis, melainkan dari perilaku-perilaku kecil yang sering kali luput disadari.

Justru dari hal-hal sepele inilah sinyal kedewasaan mental terpancar dengan jelas.

Dilansir dari Geediting pada MInggu (11/1), terdapat delapan perilaku kecil yang menurut psikologi secara diam-diam menunjukkan apakah seseorang benar-benar sudah dewasa, atau sekadar bertambah tua.

1. Cara Anda Merespons Kritik, Bukan Cara Anda Menghindarinya

Orang yang hanya bertambah tua cenderung melihat kritik sebagai serangan. Nada sedikit meninggi saja sudah dianggap merendahkan, apalagi jika datang dari orang yang lebih muda atau berbeda pandangan.

Sebaliknya, kedewasaan psikologis tercermin dari kemampuan mendengar tanpa langsung defensif. Individu dewasa memang bisa merasa tidak nyaman saat dikritik, tetapi ia mampu menahan ego dan bertanya, “Apakah ada kebenaran di sini?”

Dalam psikologi, ini berkaitan dengan emotional regulation—kemampuan mengelola emosi tanpa membiarkannya menguasai respons.

2. Anda Tidak Selalu Harus Menang dalam Perdebatan

Bagi sebagian orang, diskusi adalah ajang pembuktian diri. Setiap percakapan harus dimenangkan, setiap perbedaan pendapat harus dikalahkan.

Namun kedewasaan justru tampak ketika seseorang rela tidak menang, demi menjaga hubungan, ketenangan batin, atau kebenaran yang lebih luas. Orang dewasa paham bahwa tidak semua pertempuran layak diperjuangkan.

Psikologi menyebut ini sebagai tanda berkembangnya perspective-taking—kemampuan melihat dunia dari sudut pandang orang lain.

3. Anda Bertanggung Jawab Tanpa Perlu Alasan Panjang

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore