Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 6 Januari 2026 | 13.20 WIB

Trauma Masa Kecil Bisa Membuatmu Merasa Tidak Berharga, Ini 3 Cara Mulai Menyembuhkannya

Ini Tanda Kamu Terlalu Mandiri Akibat Trauma Masa Lalu, Hati-Hati! Bisa Berdampak Pada Kesehatan Mentalmu di Masa Depan (Freepik) - Image

Ini Tanda Kamu Terlalu Mandiri Akibat Trauma Masa Lalu, Hati-Hati! Bisa Berdampak Pada Kesehatan Mentalmu di Masa Depan (Freepik)

JawaPos.com - Trauma di masa kecil sering kali tidak terlihat, tetapi dampaknya bisa menetap hingga kamu dewasa. Ia membentuk cara kamu memandang diri sendiri, membuatmu merasa kurang, salah, atau tidak layak dicintai, meski kamu tidak selalu sadar dari mana perasaan itu berasal.

Rasa tidak berharga itu bukan sifat bawaanmu. Ia adalah hasil dari pengalaman yang belum pernah benar-benar diakui dan disembuhkan. Kabar baiknya, penyembuhan bisa dimulai dari langkah-langkah sederhana berikut ini seperti dirangkum dari laman Your Tango!

1. Hadapi dan akui kebenaran dari pengalamanmu

Kamu tidak bisa melepaskan luka sebelum berani mengakui apa yang sebenarnya terjadi. Selama kamu terus mengecilkan atau meragukan pengalamanmu sendiri, trauma itu akan tetap memiliki kendali atas perasaan dan pilihanmu.

Ada perbedaan besar antara berkata, “Mungkin aku terlalu sensitif,” dan mengakui bahwa apa yang kamu alami memang menyakitkan dan berdampak panjang. Menghadapi kebenaran bukan berarti menyalahkan siapa pun, melainkan jujur pada diri sendiri. Kamu bisa mulai dengan menuliskannya, menceritakannya pada orang tepercaya, atau membahasnya bersama profesional agar luka itu tidak lagi terkubur sendirian.

2. Izinkan dirimu merasakan emosi yang tertahan

Setelah kebenaran diakui, emosi yang selama ini kamu pendam biasanya akan muncul. Kesedihan, marah, kecewa, atau rasa kosong adalah reaksi yang wajar, bukan tanda kelemahan.

Kamu mungkin takut jika perasaan itu tidak akan berhenti, tetapi emosi tidak bersifat permanen. Ketika kamu memberi ruang untuk merasakannya sepenuhnya, tanpa menghindar atau menghakimi diri sendiri, perlahan beban yang tersimpan di dalam tubuh dan pikiranmu akan berkurang. Merasakan adalah bagian penting dari proses melepaskan.

3. Sembuhkan luka melalui hubungan dengan orang lain

Banyak luka terbentuk dalam relasi, dan karena itu penyembuhannya juga membutuhkan relasi. Refleksi diri memang penting, tetapi kamu tidak harus melewati semuanya sendirian.

Ketika kamu membiarkan orang lain melihatmu apa adanya, termasuk rasa sakitmu, dan tetap menerima dirimu, keyakinan bahwa kamu tidak layak dicintai mulai runtuh. Bersandarlah pada teman, keluarga, atau komunitas yang aman secara emosional. Dengan membiarkan dirimu didengar, dipahami, dan diterima, cerita lama tentang trauma perlahan kehilangan kekuatannya.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore