Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 19 September 2025 | 07.55 WIB

Mengenali 8 Ungkapan yang Sering Diucapkan Orang yang Lebih Egois dari Kesannya

Ilustrasi seseorang berbicara dengan percaya diri./Freepik - Image

Ilustrasi seseorang berbicara dengan percaya diri./Freepik

JawaPos.com - Beberapa orang menampilkan citra sebagai pribadi yang baik hati, namun perkataan mereka justru mengungkap sifat egois.

Mereka mungkin tampak penuh perhatian dan peduli. Namun, ungkapan tertentu sering menjadi tanda peringatan yang tersembunyi.

Melansir dari Geediting.com Rabu (17/9), ada delapan ungkapan yang secara tak sadar membongkar sisi egois seseorang.

Mengenali frasa-frasa ini dapat membantu kita memahami karakter mereka lebih baik. Mari kita bahas satu per satu secara lebih dalam.

1. "Aku terlalu sibuk."

Frasa ini adalah tanda bahwa mereka memprioritaskan diri sendiri daripada orang lain. Mereka menolak untuk membantu atau meluangkan waktu karena menganggap kesibukan mereka lebih penting. Ungkapan ini menunjukkan kurangnya perhatian terhadap kebutuhan orang lain.

2. "Aku pantas mendapatkan ini."

Orang yang egois sering kali merasa berhak atas segalanya. Mereka meyakini bahwa mereka pantas mendapatkan hal-hal terbaik, tanpa mempertimbangkan usaha orang lain. Frasa ini menunjukkan mentalitas yang berpusat pada diri sendiri.

3. "Kenapa kamu terlalu emosional?"

Ungkapan ini adalah cara untuk meremehkan perasaan orang lain dan membuat mereka merasa tidak penting. Dengan mengatakan ini, mereka menunjukkan kurangnya empati. Mereka tidak ingin berurusan dengan emosi orang lain.

4. "Kamu selalu memprioritaskan dirimu."

Frasa ini sering digunakan untuk membelokkan masalah atau menuduh orang lain. Orang yang egois cenderung tidak suka jika orang lain juga memikirkan diri mereka. Mereka seolah menunjukkan bahwa hanya mereka yang boleh menjadi fokus perhatian.

5. "Aku hanya jujur saja."

Satu di antara frasa yang paling sering digunakan untuk menutupi niat buruk. Ini digunakan sebagai dalih untuk menyampaikan kritik atau komentar yang menyakitkan. Ungkapan ini menunjukkan kurangnya kepekaan dan empati.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore