
Inilah Bagaimana Stres Kronis Bisa Mengubah Otak dan Cara Kita Bekerja, Menurut Psikologi (Freepik)
JawaPos.com - Setiap orang pasti pernah merasakan stres. Ada yang justru semakin bersemangat ketika dikejar deadline, tetapi ada juga yang merasa hidupnya semakin berat ketika stres datang terus-menerus tanpa henti.
Pada salah satu video dari kanal youtube psikologi populer yakni Psych2go, dijelaskan bahwa stres dalam kadar tertentu sebenarnya bisa bermanfaat, misalnya membuat kita lebih fokus atau cepat tanggap dalam situasi genting. Namun, jika stres hadir secara kronis dan tidak terkelola dengan baik, dampaknya bisa sangat serius, bahkan mampu mengubah struktur otak kita.
Dalam artikel ini, kita akan membahas bagaimana stres kronis bekerja, apa pengaruhnya terhadap otak dan emosi, serta bagaimana cara memulihkannya. Pemahaman ini penting agar kita bisa lebih peduli terhadap kesehatan mental dan fisik kita sendiri.
Bagaimana Stres Mengubah Struktur Otak? Saat tubuh mengalami stres, otak melepaskan hormon kortisol. Dalam dosis kecil, hormon ini membantu kita tetap waspada. Namun, ketika kadar kortisol terlalu tinggi dan terus-menerus, otak justru mulai mengalami perubahan negatif, seperti beberapa hal berikut ini:
Menyusutkan Prefrontal Cortex: Bagian otak ini berperan penting dalam pengambilan keputusan, memori, dan pengendalian diri. Stres kronis dapat membuat area ini mengecil, sehingga kita jadi lebih sulit fokus, mengambil keputusan, atau mengontrol emosi.
Membesarkan Amygdala: Amygdala adalah pusat pengatur rasa takut dan emosi. Ketika stres berlebihan, amygdala membesar sehingga membuat kita lebih mudah panik, cepat marah, atau bereaksi berlebihan pada hal-hal kecil.
Melemahkan Hippocampus: Hippocampus berperan dalam memori dan proses belajar. Itulah sebabnya kita sering lupa hal-hal sepele ketika sedang stres berat. Memori baru lebih sulit terbentuk, dan kemampuan belajar menurun drastis.
Stres bukan hanya memengaruhi otak, tapi juga emosi kita. Seseorang bisa jadi lebih mudah tersinggung, cemas, atau bahkan merasa hampa. Studi juga menemukan bahwa stres kronis memengaruhi kadar dopamin, sehingga kita kehilangan motivasi dan kesenangan. Aktivitas yang dulu menyenangkan pun terasa hambar.
Lebih buruk lagi, stres kronis membuat kita rentan menarik diri dari orang lain. Meski dikelilingi teman atau keluarga, kita bisa merasa terisolasi karena energi untuk berinteraksi seakan terkuras habis.
Selain itu, stres berat juga meningkatkan posensi munculnya penyakit di tubuh. Stres yang berlangsung lama bisa meningkatkan peradangan, menurunkan sistem imun, hingga meningkatkan risiko penyakit jantung atau masalah pencernaan. Tubuh akan memberi tanda seperti sering sakit kepala, otot tegang, atau cepat lelah. Ini bukan tanda malas, melainkan tanda tubuh dan otak sedang kewalahan.
Lalu apakah otak kita bisa pulih dari stres kronis? Kabar baiknya, otak kita punya kemampuan yang luar biasa untuk pulih, yang disebut neuroplastisitas. Dengan kebiasaan sehat, kita bisa membantu otak menyeimbangkan diri kembali. Beberapa cara sederhana yang bisa dicoba antara lain:
Rutin berolahraga untuk melepas hormon bahagia.
Tidur cukup dan berkualitas agar otak bisa beristirahat dengan baik.
Melatih pernapasan atau meditasi untuk menenangkan sistem saraf.
Menulis jurnal atau curhat pada orang terdekat agar pikiran lebih lega.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
