Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 29 Agustus 2025 | 17.51 WIB

Trauma Masa Kecil Bisa Terbawa Hingga Dewasa: 3 Gejala Umum yang Sering Diabaikan dan Dampaknya Serius

Ilustrasi seseorang yang memiliki trauma dan sedang menghadapinya. /Freepik. - Image

Ilustrasi seseorang yang memiliki trauma dan sedang menghadapinya. /Freepik.

JawaPos.com — Ketika seseorang mendengar kata trauma, hampir setiap orang akan mengaitkannya dengan kejadian yang tragis atau sangat menyakitkan.

Dilansir dari The National Child Traumatic Stress Network, Trauma dapat memiliki bentuk lebih tersirat yang dimulai dari masa kecil Anda.

Selain dari kejadian yang menyakitkan, banyak kejadian yang dapat memicu trauma masa kecil seperti pengabaian dari orang tua, penggunaan narkoba dari keluarga hingga pemisahan dari orang tua.

Ketika tidak mendapatkan tanggapan yang sepantasnya, banyak individu yang tumbuh dewasa tanpa menyadari bahwa mereka memiliki trauma masa kecil.

Apa saja indikasi bahwa seseorang memiliki trauma masa kecil? Simak beberapa diantaranya yang dilansir dari Institute For Advanced Psychiatry.

Post-Traumatic Stress Disorder

Indikasi pertama yang paling kentara dari trauma masa kecil adalah Post-Traumatic Stress Disorder (PTSD) atau yang dikenal sebagai gangguan stress pascatrauma.

Tentunya, tidak semua orang yang mengalami trauma memiliki gangguan ini. Dilansir dari U.S. Department of Veterans Affairs persentase prevalensi PTSD anak dari perempuan hanya 3% sampai 15% dan laki-laki hanya 1% hingga 6%.

Beberapa indikasi dari PTSD meliputi merasakan kembali peristiwa traumatis dalam bentuk mimpi atau memori yang terus berulang.

Tindakan yang destruktif dan berisiko terhadap diri sendiri adalah salah satu indikasi dari PTSD. Tidak hanya menyakiti diri, hal ini meliputi penyalahgunaan zat dan berganti ganti pasangan.

Kesulitan Meregulasi Emosi

Anda mungkin tidak memiliki gangguan PTSD, tapi trauma masa kecil bisa dimanifestasikan dengan cara lain seperti kesulitan untuk memberikan respon yang baik dan meregulasi emosi.

Individu dengan trauma masa kecil yang tak terselesaikan akan lebih sulit dalam mengontrol amarah dan cenderung meledak-ledak ketika menghadapi situasi yang sulit.

Pada situasi yang lain, seorang individu dengan gangguan ini akan lebih susah untuk mengekspresikan apa yang dirasakan.

Tentu saja hal ini akan membuat seseorang lebih sulit dalam menjalin sebuah hubungan dengan lingkungannya.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore