Ilustrasi stres (Freepik)
JawaPos.com – Stres akademik menjadi fenomena yang semakin sering dialami mahasiswa di berbagai perguruan tinggi.
Tekanan untuk menyelesaikan tugas, tuntutan prestasi, serta persaingan ketat dalam dunia akademik membuat banyak mahasiswa rentan mengalami gangguan mental maupun fisik.
Kondisi ini tidak hanya berpengaruh pada performa akademik, tetapi juga pada kualitas hidup sehari-hari.
Menurut penelitian dalam Journal of Educational Research (IICLS, 2022), stres akademik didefinisikan sebagai respon emosional yang muncul akibat ketidakseimbangan antara tuntutan akademik dengan kemampuan mahasiswa untuk memenuhinya.
Gejala ini biasanya ditandai dengan perasaan cemas, sulit konsentrasi, mudah lelah, hingga munculnya masalah kesehatan fisik seperti sakit kepala dan gangguan tidur.
Sementara itu, hasil penelitian dalam Jurnal Humaniora Sosial (UNG, 2023) menunjukkan bahwa tingkat stres mahasiswa cenderung meningkat pada masa ujian atau ketika beban tugas menumpuk.
Banyak mahasiswa mengaku merasa tertekan bukan hanya karena sulit memahami materi, tetapi juga karena ekspektasi tinggi dari dosen, keluarga, bahkan dari diri mereka sendiri.
Faktor Penyebab Stres Akademik
Stres akademik pada mahasiswa dipengaruhi oleh berbagai faktor. Berdasarkan kajian Prosiding Seminar Nasional Statistik STIS (2022), penyebab utama yang paling sering ditemukan adalah:
Beban tugas yang menumpuk. Mahasiswa kerap menghadapi deadline ketat dengan jumlah tugas yang banyak dalam waktu bersamaan.
Manajemen waktu yang buruk. Ketidakmampuan mengatur jadwal membuat pekerjaan akademik sering tertunda hingga menumpuk di akhir.
Tekanan lingkungan. Persaingan dengan teman sebaya dan tuntutan keluarga agar selalu berprestasi menambah beban mental.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
