
Ilustrasi seseorang dengan ekspresi wajah netral, sementara di dalam hatinya terlihat emosi yang kompleks, mencerminkan pemisahan antara penampilan dan perasaan./Freepik
JawaPos.com - Beberapa orang dibesarkan di lingkungan yang tidak mendorong mereka untuk mengungkapkan emosi secara bebas.
Mereka belajar sejak dini untuk menyembunyikan perasaan. Akibatnya, kebiasaan ini dapat membentuk ciri-ciri unik saat mereka beranjak dewasa.
Melansir dari Geediting.com Selasa (19/8), pemahaman tentang ciri-ciri ini dapat memberikan wawasan berharga tentang bagaimana masa lalu memengaruhi seseorang.
Mengenali tanda-tanda ini bisa membantu kita berinteraksi dengan orang-orang tersebut secara lebih empatik. Mari kita telusuri delapan ciri unik itu.
1. Mahir Mengendalikan Ekspresi Wajah
Seseorang yang terbiasa memendam emosi menjadi ahli dalam menampilkan ekspresi wajah yang netral. Mereka mampu menjaga 'wajah poker' tanpa peduli dengan situasi yang sedang terjadi.
Meskipun begitu, raut wajah mereka menunjukkan perubahan halus jika diperhatikan dengan teliti.
2. Dianggap sebagai Orang yang Menyendiri atau Dingin
Ciri ini sering kali membuat mereka terlihat menyendiri atau bahkan jauh dari lingkungan sekitarnya. Mereka kurang menunjukkan emosi, sehingga orang lain menganggap mereka tidak peduli atau tidak ramah. Jarak emosional ini sering kali adalah pertahanan diri.
3. Toleransi yang Sangat Tinggi terhadap Ketidaknyamanan
Mereka memiliki kemampuan luar biasa untuk mentoleransi ketidaknyamanan. Hal ini bisa berupa ketidaknyamanan fisik seperti berjalan jauh tanpa keluhan, atau ketidaknyamanan emosional dalam situasi sosial. Ini bukan berarti mereka tidak merasakan ketidaknyamanan itu.
4. Pendengar yang Sangat Baik
Satu di antara ciri yang paling menarik adalah mereka sering kali menjadi pendengar yang sangat baik. Mereka terbiasa duduk dan mengamati, menyerap apa yang dikatakan orang lain. Mereka melakukan hal itu tanpa harus bereaksi atau mengungkapkan perasaan sendiri.
5. Kesulitan Mengungkapkan Kebutuhan Diri
Seseorang yang terbiasa memendam emosi memiliki masalah saat mengungkapkan kebutuhan pribadinya. Mereka tidak terbiasa berbicara tentang perasaan, sehingga kesulitan mengatakan apa yang mereka butuhkan. Hal ini bisa mengakibatkan kebutuhan mereka tidak terpenuhi.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
