Ilustrasi seseorang mengalami burnout (DC Studio/Freepik)
JawaPos.com - Dalam keseharian, banyak dari kita mengira bahwa burnout hanya terjadi karena terlalu sibuk bekerja. Kita menyalahkan deadline, tumpukan tugas, atau atasan yang menuntut tanpa henti.
Namun faktanya, burnout bisa datang dari arah yang tidak kita sangka. Bahkan, penyebabnya bisa berasal dari hal-hal yang terlihat “normal” dalam rutinitas kita sehari-hari.
Dalam salah satu konten di kanal Youtube psikologi populer yakni Psych2go dijelaskan bahwa, burnout bukan sekadar lelah.
Menurut Profesor Christina Maslach dari UC Berkeley, burnout mencakup kelelahan emosional, sikap sinis terhadap pekerjaan, dan perasaan tidak berdaya atau tidak berarti.
Dan sayangnya, ini bisa datang dari berbagai aspek hidup, bukan hanya pekerjaan. Apa sajakah itu?
1. Memiliki Standar Terlalu Tinggi dan Tidak Realistis (Pefeksionisme Negatif): Salah satu penyebab tersembunyi adalah perfectionism negatif.
Bukan karena kamu ingin jadi yang terbaik, tapi karena kamu tidak pernah merasa cukup puas. Akhirnya, kamu terus memaksa diri tanpa pernah memberi ruang untuk bernapas.
2. Kurang Diapresiasi: Lalu ada kurangnya penghargaan, seperti minimnya waktu cuti atau rasa tidak dihargai meski sudah bekerja keras. Ini membuat seseorang terus memberi tanpa pernah mendapatkan timbal balik emosional.
3. Perjalanan Pulang Pergi yang Jauh dan Tidak Punya Hobi: Perjalanan pulang-pergi yang panjang juga bisa menjadi biang keladi burnout.
Sebuah studi menyebutkan bahwa perjalanan lebih dari 35 menit ke tempat kerja bisa meningkatkan rasa lelah dan ketidakpuasan.
Ditambah lagi, tidak punya hobi juga memperbesar risiko burnout. Tanpa kegiatan menyenangkan, otak kita tidak pernah punya waktu untuk rehat secara emosional.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
