Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 31 Juli 2025 | 03.36 WIB

Ciri-Ciri Khas Orang Dewasa yang Dibesarkan Orang Tua Sangat Ketat Menurut Psikologi

Seorang yang tampak murung dan sendirian, menggambarkan dampak pola asuh ketat yang bisa terbawa hingga dewasa./Freepik - Image

Seorang yang tampak murung dan sendirian, menggambarkan dampak pola asuh ketat yang bisa terbawa hingga dewasa./Freepik

JawaPos.com - Pola asuh orang tua sangat memengaruhi perkembangan anak hingga dewasa. Anak-anak yang dibesarkan dengan aturan ketat sering menunjukkan ciri-ciri khusus. Pola asuh otoriter bisa membentuk kepribadian unik.

Ciri-ciri ini mungkin tidak selalu disadari oleh mereka yang mengalaminya. Melansir dari Geediting.com Rabu (30/7), ada beberapa karakteristik menonjol. Memahami ini penting bagi individu dan orang di sekitarnya.

Berikut adalah beberapa ciri-ciri yang sering terlihat pada orang dewasa yang dibesarkan oleh orang tua sangat ketat:

  1. Kesulitan Mengungkapkan Emosi

Anak-anak dari orang tua ketat sering diajari untuk menekan emosi. Sebagai orang dewasa, mereka mungkin kesulitan mengekspresikan perasaan secara terbuka. Ini bisa memengaruhi hubungan pribadi mereka.

  • Kecenderungan Perfeksionisme Tinggi

  • Orang tua ketat sering menuntut kesempurnaan dari anak-anaknya. Akibatnya, mereka tumbuh menjadi individu perfeksionis ekstrem. Mereka takut membuat kesalahan sedikit pun.

  • Memiliki Masalah Kepercayaan Diri

  • Pola asuh yang otoriter bisa merusak rasa percaya diri anak. Orang dewasa ini sering meragukan kemampuan diri sendiri. Mereka merasa tidak pernah cukup baik di mata orang lain.

  • Takut Membuat Kesalahan

  • Karena terbiasa dihukum atas setiap kesalahan kecil, rasa takut ini terbawa hingga dewasa. Mereka cenderung menghindari risiko dalam hidup. Ini membuat mereka sulit berinovasi dan maju.

  • Perjuangan dengan Otoritas

  • Ada dua kemungkinan reaksi terhadap figur otoritas. Mereka bisa menjadi terlalu patuh atau memberontak secara pasif. Ini terjadi karena pengalaman masa kecil mereka.

  • Kecenderungan Cemas dan Depresi

  • Tekanan konstan dan kurangnya kebebasan berekspresi dapat memicu masalah kesehatan mental. Orang dewasa ini rentan terhadap kecemasan dan depresi. Mereka mungkin merasa terbebani setiap saat.

    Editor: Setyo Adi Nugroho
    Tags
    Jawa Pos
    JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
    Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
    Download Aplikasi JawaPos.com
    Download PlaystoreDownload Appstore