Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 14 Juli 2025 | 19.57 WIB

Orang yang Tumbuh dengan Minim Ambisi, Biasanya Menunjukkan 8 Perilaku Ini Saat Dewasa

Ilustrasi orang yang minim ambisi. - Image

Ilustrasi orang yang minim ambisi.

JawaPos.com - Memiliki rasa ambisi adalah hal yang sangat normal, apalagi setiap manusia punya mimpi dan cita-cita.

Mengutip dari laman Alodokter pada Senin (14/07) ambisi merupakan sikap seseorang yang punya keinginan sangat kuat untuk mencapai tujuan atau kesuksesan tertentu.

Namun ada pula mereka yang tumbuh dengan minim ambisi, hidup mengalir apa adanya tanpa harus menekan pada diri sendiri agar hidup sesuai impian.

Dilansir dari laman Global English Editing pada Senin (14/07) mereka yang tumbuh dengan minim ambisi, biasanya menunjukkan 8 perilaku ini saat dewasa :

1. Kecenderungan merasa puas

Ada anggapan umum bahwa ambisi memicu ketidakpuasan, mendorong kita untuk berusaha lebih keras. Menariknya, individu-individu ini seringkali menunjukkan rasa puas yang kuat di masa dewasa.

Alih-alih terus mengejar hal besar berikutnya, mereka cenderung menghargai apa yang mereka miliki saat ini.

Ini bukan berarti mereka kurang motivasi atau dorongan. Sebaliknya, kurangnya ambisi mereka seringkali diterjemahkan menjadi kemampuan untuk menikmati kesenangan hidup yang sederhana tanpa merasa perlu akan pencapaian besar atau pengakuan sosial.

2. Tingkat stres yang lebih rendah

Stres sering dikaitkan dengan orang-orang berprestasi tinggi, mereka yang terus-menerus mendorong diri untuk mencapai, dan melampaui tujuan. Orang yang tumbuh dengan minim ambisi rendah sering kali menunjukkan tingkat stres yang lebih rendah.

3. Fokus yang lebih kuat pada hubungan

Sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of Personality and Social Psychology menemukan bahwa orang yang memprioritaskan waktu daripada uang cenderung lebih Bahagia.

Hal ini tampaknya berlaku bagi orang dewasa yang tumbuh dengan sedikit ambisi. Tanpa tekanan untuk mengejar tujuan yang ambisius, individu-individu ini seringkali lebih menekankan hubungan mereka.

Mereka memiliki lebih banyak waktu dan energi untuk diinvestasikan pada teman, keluarga, dan orang-orang terkasih, yang mengarah pada ikatan sosial yang lebih kuat dan lebih sehat.

4. Fleksibilitas dan Adaptabilitas

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore