Ini Cara Jitu Mengatasi Rasa Malas Menurut Psikologi, Agar Kamu Produktif dan Tidak Merasa Bersalah (Freepik)
JawaPos.com - Merasa malas adalah hal yang manusiawi. Bahkan, hampir semua orang pernah mengalaminya, baik yang sedang kuliah, bekerja kantoran, sampai yang punya usaha sendiri.
Tapi rasa malas sering kali datang bersama rasa bersalah, membuat kita makin terjebak dalam lingkaran tidak produktif. Kalau kamu merasa seperti ini, tenang saja.
Menurut psikologi, rasa malas bukanlah kelemahan moral, tapi justru sinyal dari tubuh dan pikiran yang perlu kita pahami lebih dalam.
Kenapa Kita Bisa Malas? Ini Sebab Psikologisnya
Dilansir dari PsychCentral, rasa malas sebenarnya adalah gejala, bukan akar masalah. Di balik rasa malas, ada berbagai “suara batin” yang memengaruhi pikiran dan perilaku kita.
Di antaranya adalah, kebingungan (tidak tahu harus mulai dari mana), ketakutan berlebihan (neurotic fear), fixed mindset (misal takut gagal dan terlihat buruk), lelah fisik atau emosional, apatis (tidak peduli apa pun), penyesalan (misal menyesal karena tidak melakukan sesuatu dari awal), melabeli diri sendiri sebagai pemalas, hingga karena rasa malu (misal malu dicap ambisius karena terlalu rajin).
Semua “suara” ini mewakili kondisi emosional yang valid dan bisa dialami siapa pun. Alih-alih melawan atau menolak rasa malas, para ahli menyarankan kita untuk menyadari dan menerima suara-suara tersebut dengan penuh welas asih.
Dalam Psychology Today, Dr. Marty Nemko, seorang psikolog karier, menjelaskan bahwa kemalasan juga bisa dipelajari dan diturunkan dari lingkungan keluarga.
Anak-anak yang tumbuh di keluarga dengan orang tua yang cenderung malas seringkali mengadopsi pola perilaku yang sama: enggan mengerjakan tugas, menunda pekerjaan, atau terlalu banyak menghabiskan waktu dengan aktivitas pasif seperti nonton TV dan bermain game.
Kebiasaan ini diperkuat oleh sistem pendidikan yang kurang menuntut, serta lingkungan sosial yang juga permisif.
Bahkan saat dewasa, orang-orang yang terbiasa dengan kemalasan cenderung memilih pekerjaan yang tidak menuntut tanggung jawab tinggi atau menghindari peran yang butuh inisiatif besar.
Berikut adalah beberapa cara jitu yang bisa kamu terapkan untuk mengatasi rasa malas, berdasarkan kedua sumber tadi:
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Prediksi Skor Persija Jakarta vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Diunggulkan!
Profil Jafar Hidayatullah dan Adnan Maulana: Diduga Match Fixing, Dicoret PBSI dari Kejuaraan Dunia
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Maung Bandung Favorit Juara
Aji Santoso Resmi Latih de Red FC, Klub Baru Jawa Timur Pilih Stadion Gelora 10 November Surabaya
Bertahun-Tahun Mogok Kerja, Tim 10 Pekerja Freeport Serahkan Tuntutan ke Said Iqbal
Jafar/Felisha dan Adnan/Indah Dicoret dari Kejuaraan Dunia, PBSI Buka Suara Soal Dugaan Match Fixing
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Pembuktian Sihir John Herdman!
Profil Malik Bawazier, Suami Cut Keke yang Dilaporkan Kasus Perzinaan dan Kohabitasi
