Ilustrasi cara menjadi pribadi yang lebih rendah hati (tirachardz/freepik.com)
JawaPos.com - Kerendahan hati bukan berarti merendahkan diri atau menganggap diri tak bernilai.
Sebaliknya, sikap ini justru mencerminkan kekuatan batin yang datang dari kesadaran diri, penerimaan, dan rasa hormat terhadap orang lain.
Di tengah dunia yang serba cepat dan penuh kompetisi, menjadi pribadi yang rendah hati adalah nilai yang semakin langka, namun sangat dibutuhkan baik dalam hubungan pribadi, lingkungan kerja, maupun kehidupan spiritual.
Mengutip Very Well Mind, berikut ini beberapa cara menjadi pribadi yang lebih rendah hati supaya hidup lebih bahagia.
1. Jangan sombong secara berlebihan
Banyak orang menganggap kerendahan hati sebagai kebalikan dari kesombongan dan menganggap kesombongan sebagai sesuatu yang negatif.
Padahal, tidak selamanya demikian. Merasa bangga terhadap diri sendiri, asal usul, atau pencapaian merupakan hal yang wajar, bahkan penting.
Rasa bangga bisa menjadi sumber kepercayaan diri dan motivasi untuk terus berkembang. Namun, masalah muncul ketika rasa bangga berubah menjadi kesombongan berlebihan. Saat seseorang mulai merasa lebih unggul dari orang lain, sulit menerima kritik, atau hanya memikirkan kepentingan pribadi, itulah tanda bahwa kerendahan hati mulai hilang.
Sikap seperti ini dapat menghambat hubungan yang sehat dan mengurangi empati terhadap sesama. Orang yang terlalu sombong cenderung sulit mengakui kesalahan dan enggan berkembang. Di sinilah pentingnya menyeimbangkan kebanggaan diri dengan kerendahan hati agar kita tetap menghargai diri sendiri tanpa kehilangan rasa hormat terhadap orang lain.
2. Selami diri sendiri
Tak semua kesombongan lahir dari rasa percaya diri yang sejati. Dalam banyak kasus, sikap arogan justru mampu menjadi tameng dari perasaan tidak aman yang belum dikenali. Orang yang terlihat sombong mungkin sebenarnya sedang berupaya menutupi keraguan atau luka batin yang belum terselesaikan.
Harga diri yang tampak tinggi di permukaan, kadang hanyalah respons terhadap emosi negatif yang ditekan seperti rasa takut ditolak, tidak ingin terlihat lemah, atau pengalaman pahit di masa lalu. Ketika ketidakamanan ini tidak disadari, seseorang bisa terdorong bersikap egois, merasa paling benar, atau sulit menerima kritik, sebagai bentuk perlindungan diri.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
