Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 28 Juni 2025 | 14.07 WIB

Mengapa Sebagian Orang Tak Suka Difoto? Ini 8 Rasa Insecure di Baliknya

Ilustrasi seseorang yang menunjukkan gestur tidak nyaman dan menghindari kamera, merefleksikan rasa tidak aman saat difoto./Freepik - Image

Ilustrasi seseorang yang menunjukkan gestur tidak nyaman dan menghindari kamera, merefleksikan rasa tidak aman saat difoto./Freepik

JawaPos.com - Pernahkah Anda bertemu seseorang yang selalu menghindari kamera setiap kali ada ajakan berfoto bersama?

Mungkin dia segera bersembunyi di belakang teman atau mencari alasan untuk tidak ikut dalam bidikan lensa. Fenomena ini sebenarnya cukup umum di tengah masyarakat yang sangat visual seperti sekarang.

Di balik penolakan tersebut, seringkali tersimpan berbagai alasan psikologis atau perasaan tidak aman yang mendalam. Mereka mungkin merasa tidak nyaman dengan penampilan diri atau bagaimana orang lain akan menilai hasil fotonya.

Melansir dari Geediting.com Sabtu (28/6), psikologi menunjukkan bahwa ada delapan rasa insecure yang seringkali dimiliki orang yang tidak suka difoto.

1. Rasa Insecure pada Penampilan Fisik

Satu di antara alasan paling umum adalah ketidakpuasan mendalam terhadap citra fisik mereka di mata sendiri. Mereka mungkin merasa bagian tertentu dari tubuh atau wajahnya tidak sempurna sehingga tidak ingin diabadikan dalam bentuk foto.

2. Takut Terlihat Jelek atau Aneh

Banyak orang khawatir bahwa hasil foto tidak akan mencerminkan diri mereka dengan baik atau justru membuat mereka terlihat buruk. Kekhawatiran ini bisa memicu rasa cemas berlebihan setiap kali kamera diarahkan kepada mereka.

3. Merasa Tidak Cukup Fotogenik

Beberapa individu percaya bahwa mereka tidak memiliki bakat alami untuk terlihat bagus di depan kamera, atau biasa disebut tidak fotogenik. Perasaan ini membuat mereka menghindari situasi pengambilan gambar agar tidak merasakan kekecewaan atas hasilnya.

4. Khawatir dengan Penilaian Orang Lain

Ada kecemasan besar tentang bagaimana foto mereka akan diterima dan dinilai oleh orang lain di media sosial atau lingkup pergaulan. Mereka khawatir akan mendapat kritik atau perbandingan negatif yang bisa melukai harga diri.

5. Kurangnya Kontrol Atas Citra Diri

Saat difoto, seseorang seringkali merasa kehilangan kendali penuh atas bagaimana citra mereka akan ditampilkan kepada publik. Ini memicu rasa tidak aman karena mereka tidak bisa mengontrol ekspresi, pose, atau sudut pandan yang diambil.

6. Trauma Pengalaman Buruk Terkait Foto

Pengalaman negatif di masa lalu, seperti diejek karena foto tertentu atau hasil yang tidak sesuai harapan, bisa menjadi pemicu keengganan. Memori buruk itu membuat mereka secara otomatis menghindari kamera di kemudian hari.

7. Perfeksionisme Tinggi Terhadap Diri Sendiri

Individu yang sangat perfeksionis seringkali memiliki standar penampilan yang tidak realistis terhadap diri sendiri. Mereka menginginkan setiap foto terlihat sempurna, sehingga tekanan ini membuat mereka menolak untuk difoto.

8. Keinginan Menjaga Privasi Secara Ketat

Beberapa orang memang memiliki kecenderungan kuat untuk menjaga kehidupan pribadi mereka agar tidak terlalu terekspos ke publik secara luas. Mereka tidak suka merasa rentan atau terlampau terbuka dengan citra diri yang tersebar di mana-mana.

Memahami rasa insecure ini membantu kita lebih peka terhadap perasaan orang-orang di sekitar yang enggan berfoto. Seringkali, penolakan mereka bukan berarti mereka antisosial, melainkan ada perasaan tidak nyaman yang sedang mereka rasakan.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore