Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 19 Juni 2025 | 17.21 WIB

Jarang Chat Duluan? Bisa Jadi Kamu Termasuk Orang dengan 8 Karakter Unik Ini Menurut Psikologi

Ilustrasi orang yang jarang chat duluan (freepik/ user17007025) - Image

Ilustrasi orang yang jarang chat duluan (freepik/ user17007025)

JawaPos.com - Tidak semua orang merasa nyaman untuk memulai percakapan lebih dulu, terutama lewat pesan singkat atau chat.

Mungkin kamu pernah dianggap cuek, pendiam, atau bahkan tidak peduli hanya karena jarang mengirim chat lebih dulu.

Padahal, di balik sikap tersebut, bisa jadi tersimpan karakter dan kecenderungan psikologis yang tidak dimiliki semua orang.

Menurut pandangan psikologi, orang yang jarang memulai percakapan biasanya menyimpan sisi kepribadian yang unik dan sering kali tidak disadari oleh diri sendiri maupun orang lain.

Jika kamu termasuk tipe yang lebih sering menunggu pesan masuk daripada mengirim pesan chat lebih dulu, mungkin kamu akan menemukan bagian dari dirimu dalam 8 karakter berikut ini.

Dilansir dari laman Global English Editing pada Kamis (19/6), berikut merupakan 8 karakter unik yang dimiliki oleh orang yang jarang chat duluan, menurut psikologi.

1. Lebih mengutamakan kemandirian daripada jadi pihak yang memulai duluan

Orang yang jarang mengirim pesan chat lebih dulu merupakan sosok yang biasanya sangat menghargai kemandirian.

Mereka merasa bahwa memulai percakapan lebih dulu bisa dianggap sebagai bentuk ketergantungan atau meminta perhatian orang lain, dan itu bukanlah hal yang nyaman bagi mereka.

Mereka lebih suka jika orang lain yang menghubungi duluan, karena itu membuat mereka merasa tidak sedang "mengemis" perhatian.

Bagi mereka, menjaga jarak sedikit justru membuat diri mereka tetap utuh dan tidak terlalu bergantung pada orang lain.

Namun, tanpa disadari, sikap ini kadang membuat hubungan terasa dingin atau jauh, meskipun sebenarnya mereka tetap peduli.

2. Bersikap diam karena ingin tahu siapa yang benar-benar peduli

Sebagian orang memilih untuk tidak menghubungi lebih dulu karena ingin menguji seberapa penting dirinya bagi orang lain.

Dengan tidak memulai percakapan, mereka menunggu apakah orang lain akan tetap menghubungi mereka atau tidak. Bagi mereka, itu adalah cara untuk mencari kepastian tanpa harus bertanya langsung.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore