Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 3 Juni 2025 | 06.11 WIB

Hidup Santai: 5 Kebiasaan yang Harus Ditinggalkan untuk Kehidupan yang Lebih Tenang dan Bebas Stres

Ilustrasi orang yang santai dan bahagia. (Freepik) - Image

Ilustrasi orang yang santai dan bahagia. (Freepik)

JawaPos.com – Dalam hidup yang serba cepat seperti ini, mudah untuk merasa bahwa hidup adalah persaingan yang tidak ada ujungnya.

Tenggat waktu, tanggung jawab, serangkaian tugas yang tidak ada habisnya seringkali membuat kita merasa kewalahan dan tidak dapat menikmati kehidupan pribadi.

Menerapkan gaya hidup slow living adalah salah satu solusi, sehingga mendorong kita untuk mundur, menyederhanakan, dan menikmati momen-momen dalam hidup.

Gaya hidup ini lebih mengutamakan kualitas daripada kuantitas, lebih mengutamakan kesenangan daripada terburu-buru, dan menciptakan ruang untuk hal-hal benar-benar penting.

Menerapkan gaya hidup ini bukan berarti kita meninggalkan segalanya dan merubah tujuan kita menjadi lebih kecil.

Sebaliknya, ini tentang membuat perubahan kecil dan berarti yang memungkinkan kita menerima ketenangan dan mengurangi stres.

Dilansir dari Blog Herald, inilah lima kebiasaan yang harus kita tinggalkan demi kehidupan yang lebih damai dan seimbang.

  1. Multitasking secara mental

Hidup di situasi yang serba cepat seringkali membuat kita kelelahan secara mental ketika berada di suatu tempat, tetapi secara fisik kita seperti menjalani tugas sehari-hari.

Kebiasaan yang harus kita hilangkan ini adalah melakukan banyak tugas secara terus-menerus agar.

Kita perlu menerapkan kesadaran penuh untuk dapat menikmati momen saat ini, memfokuskan perhatian kita pada apa yang sedang kita lakukan saat ini.

Ini tentang menikmati ketenangan kita, sehingga kita benar-benar beristirahat dari semua rutinitas tugas yang melelahkan.

Dengan secara sadar berfokus pada pengalaman kita saat ini, kita dapat mengurangi stres dan meningkatkan kesejahteraan mental kita secara keseluruhan.

Ini membantu kita menghargai kesenangan hidup yang sederhana, karena sebelumnya kita sering mengabaikan hal ini.

Jika kita merasa pikiran kita melayang dan bingung tentang apa yang kita lakukan selanjutnya, hilangkah kebiasaan multitasking yang berlebihan ini.

  1. Terlalu berkomitmen

Menolak mungkin hal yang terdengar sederhana, tetapi kita seringkali merasa kesulitan untuk menolak karena ingin menyenangkan orang lain.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore