
Ilustrasi tujuh ciri kepribadian dari orang-orang yang sering mengunggah foto selfie di media sosial menurut psikologi. (Freepik)
JawaPos.com - Ada korelasi yang menarik antara kebiasaan dan cara kita bermedia sosial dengan ciri kepribadian kita. Psikologi dapat menjelaskan hal ini. Salah satunya dengan kebiasaan swafoto atau selfie.
Meskipun sebagian orang menganggapnya sebagai tren yang tidak berbahaya, para psikologi menganggapnya sebagai pintu yang dapat mengungkapkan karakter seseorang. Mereka yang rutin mengunggah foto selfie di media sosial tidak hanya memamerkan pakaian terbaru atau tempat liburannya.
Mereka secara tidak sadar telah menunjukkan sifat-sifat tertentu. Dilansir dari Geediting, terdapat tujuh ciri kepribadian dari orang-orang yang sering mengunggah foto selfie di media sosial menurut psikologi.
1. Butuh perhatian dan validasi eksternal
Bagi mereka yang sering memposting selfie, ekstensi virtual ini dapat menjadi platform untuk mencari perhatian dan validasi. Ini bukan sekadar memamerkan potongan rambut baru atau pemandangan matahari terbenam yang menakjubkan dari tempat liburan terbaru.
Ini tentang mendapatkan like, komentar, dan share, yaitu tepukan virtual di punggung yang mengonfirmasi bahwa mereka dilihat dan dihargai. Kebutuhan akan validasi ini sangat manusiawi, dan psikologi telah lama mengakui pengaruhnya.
Sering memposting selfie hanyalah salah satu perwujudan keinginan universal untuk mendapatkan perhatian dan penegasan.
2. Keinginan untuk mengendalikan citra mereka
Menurut psikologi, pembentukan citra daring kita yang cermat ini sering kali bermula dari keinginan untuk mengendalikan. Kita ingin menampilkan diri kita dalam cahaya sebaik mungkin, dan selfie memberi kita kekuatan untuk melakukan hal itu.
Kita dapat mengendalikan pencahayaan, sudut, bahkan ekspresi yang kita kenakan. Ini adalah kesempatan untuk menampilkan sisi terbaik diri kita, atau setidaknya sisi yang ingin kita perlihatkan kepada orang lain.
Carl Jung, salah seorang psikolog paling berpengaruh di abad ke-20, pernah berkata, “Kita terus-menerus bertemu dengan diri kita sendiri dalam seribu penyamaran di jalan kehidupan.”
3. Ekspresi cinta diri
Dalam bidang psikologi, mencintai diri sendiri sering kali dipandang sebagai sifat yang sehat. Ini tentang menerima diri kita sendiri, dengan segala kekurangannya, dan merayakan identitas kita yang unik. Bagi sebagian orang, mengunggah foto selfie adalah salah satu cara untuk melakukannya.
Ini adalah pernyataan cinta diri yang jujur dan apa adanya, sebuah perayaan individualitas kita di dunia yang kerap menuntut kesesuaian. Memposting selfie dapat menjadi tindakan penerimaan diri, langkah pertama menuju pertumbuhan dan perubahan pribadi.
Mungkin ini bukan sekadar tentang mencari validasi atau mengendalikan citra, mungkin ini pernyataan berani tentang cinta dan penerimaan terhadap diri sendiri.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
