Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 27 Mei 2025 | 02.13 WIB

Orang yang Lebih Suka Membaca daripada Menonton Biasanya Memiliki 7 Sifat Ini, Menurut Psikologi

Ilustrasi seseorang yang lebih suka membaca daripada menonton. (Freepik). - Image

Ilustrasi seseorang yang lebih suka membaca daripada menonton. (Freepik).

JawaPos.com - Pernah merasa lebih nyaman tenggelam dalam lembaran buku ketimbang mengikuti serial televisi populer?

Jika iya, itu bukan sekadar preferensi hiburan. Menurut psikologi, pilihan ini bisa mencerminkan sejumlah karakteristik kepribadian yang unik dan bermakna.

Membaca menawarkan pengalaman yang berbeda dibandingkan dengan menonton.

Saat menyimak buku, seseorang diajak aktif memvisualisasikan cerita, memahami emosi tokoh, dan merenungkan makna di balik kata-kata. Sebaliknya, tayangan televisi cenderung memberikan suguhan visual instan tanpa banyak ruang untuk interpretasi personal.

Tak mengherankan jika mereka yang lebih memilih membaca memiliki sejumlah sifat khas. Dilansir dari Geediting pada Senin (26/5), berikut tujuh karakter yang umumnya dimiliki oleh pencinta buku:

1. Menyukai Introspeksi dan Ketenteraman Batin

Mereka yang gemar membaca cenderung nyaman berada dalam keheningan dan menikmati waktu untuk merenung.

Buku memberikan kesempatan untuk masuk ke dalam dunia batin tokoh cerita, sekaligus membuka ruang bagi pembaca untuk memahami diri sendiri secara lebih mendalam.

Berbagai penelitian menunjukkan bahwa membaca fiksi dapat meningkatkan kesadaran diri. Ini karena proses membaca melibatkan visualisasi adegan, penafsiran emosi, dan pemrosesan informasi yang menuntut kemandirian berpikir.

2. Memiliki Rasa Ingin Tahu yang Tinggi

Rasa ingin tahu merupakan sifat umum yang ditemukan pada para pembaca. Dorongan untuk terus menjelajah ide, informasi, dan perspektif baru membuat mereka lebih terbuka terhadap banyak hal, mulai dari sejarah, fiksi ilmiah, hingga pengembangan diri.

Kegiatan membaca membutuhkan usaha kognitif yang lebih tinggi dibandingkan menonton. Karena itu, individu yang gemar membaca cenderung memiliki fleksibilitas mental yang lebih baik dan semangat belajar yang tak mudah padam.

3. Lebih Peka dan Empatik

Sebuah studi dari University of Sussex menemukan bahwa membaca secara teratur berkaitan dengan penurunan tingkat stres dan peningkatan empati. Khususnya fiksi, karena pembaca diajak memahami konflik batin tokoh secara langsung, bukan hanya melalui dialog atau adegan visual.

Empati yang tumbuh dari kebiasaan membaca membantu seseorang berkomunikasi dengan lebih efektif, memahami sudut pandang orang lain, serta membangun relasi yang lebih hangat.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore