
Ilustrasi penderita gangguan Narcissistic Personality Disorder. (Freepik)
JawaPos.com - Narcissistic Personality Disorder (NPD) adalah gangguan kepribadian yang ditandai dengan sikap narsistik secara ekstrem, menonjolkan dan menggambarkan diri sendiri secara berlebihan.
Gangguan kepribadian Narsistik atau NPD termasuk dalam salah satu bentuk gangguan kesehatan mental yang tercantum dalam Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders (DSM-5-TR).
Berdasarkan data statistik yang dikutip dari Indonesia – National Adolescent Mental Health Survei (I-NAMHS), ada kurang lebih 13 juta remaja (yang memiliki masalah kesehatan mental) dan 2 juta remaja (yang memiliki gangguan mental).
Dalam artikel ini, mari kita ketahui lebih dalam terkait NPD, mulai dari mengenal ciri-ciri hingga cara menghadapinya.
Mengenali NPD
Apakah kamu pernah berada di situasi merasa terkuras setelah berinteraksi dengan seseorang? Merasa termanipulasi pada setiap percakapan dan selalu menonjolkan kepribadiannya secara ektrem? Bisa jadi lawan tuturmu seorang NPD.
Karakteristik seorang NPD dapat saja berbeda dan dipengaruhi oleh banyak faktor, namun Mengacu buku Diagnostic and Statistical Manual of Mental Illnesses atau DSM-5 yang dikutip melalui ums.ac.id, berikut 9 gejala umum NPD yang bisa kamu kenali:
- Melebih-lebihkan pencapaian
- Obsesi terhadap fantasi kesuksesan, kecerdasan, kedudukan, kesempurnaan
- Kecemburuan terhadap kesuksesan orang lain
- Haus akan validasi atau pujian
- Manipulatif
- Minim rasa empati dan mengabaikan perasaan orang lain
- Kerap menunjukkan perilaku arogan
- Mudah iri
- Memiliki perasaan selalu dibutuhkan dan superioritas
Banyak orang yang menghadapi individu narsistik juga merasakan jika penderita NPD sering:
- Mudah marah dalam menghadapi kritik
- Mengorbankan orang lain untuk kesuksesan pribadi
- Menggunakan orang lain untuk mencapai tujuan mereka sendiri
- Mengatakan bahwa kita terlalu sensitif
- Menyalahkan orang lain atas kesalahan mereka
- Menolak untuk bertanggung jawab atas tindakan mereka
fokus pada topik yang dangkal
- Membatalkan kesepakatan
- Menghakimi
Perasaan untuk ingin saling mendengarkan, memahami, dan mendukung adalah hal yang banyak orang inginkan dalam suatu hubungan. Namun itu tidak selalu terjadi ketika berbicara dengan seseorang dengan kecenderungan narsistik.
Perlu diingat bahwa orang yang hidup dengan NPD memiliki kondisi kesehatan mental yang berdampak negatif pada kehidupan sehari-hari dan hubungan sosial mereka serta orang di sekitarnya.
Penyebab Gangguan Kepribadian Narsistik
Berdasarkan penelitian dari para ahli yang dilansir dari health.harvard.edu, bahwa kombinasi riwayat keluarga NPD, serta pengalaman kehidupan awal tertentu, mungkin merupakan faktor kunci yang menyebabkan kondisi tersebut.
Beberapa pengalaman anak di usia dini yang dianggap berkontribusi terhadap terciptanya kepribadian narsistik meliputi:

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
