Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 2 Mei 2025 | 05.06 WIB

Diam Itu Emas, Ini 7 Alasan Mengapa Seseorang Memilih Diam di Tengah Argumen!

Ilustrasi diam - Image

Ilustrasi diam

JawaPos.com - Sebagai makhluk sosial, manusia tentu tidak lepas dari yang namanya dinamika sosial satu sama lain. Hubungan antara satu manusia dengan yang lain bisa berada di kondisi baik atau dalam konflik.

Ketika seseorang sedang berkonflik dengan orang lain, hal ini bisa membuat keduanya berada di suatu argumen. Kamu mungkin pernah melihat atau mengalami keadaan berargumen dengan orang lain, menentukan yang salah dan benar.

Dalam sebuah argumen, normalnya seseorang berusaha membela diri atau menyampaikan pendapat dari sisinya. Akan tetapi, ada kalanya seseorang memilih untuk diam dalam sebuah argumen.

Hal ini bisa menimbulkan tanya tidak hanya bagi lawan bicara, namun juga orang yang menonton argumen tersebut.

Tentunya ada beberapa alasan yang menyebabkan seseorang memilih respon tersebut. DIlansir dari Tiny BUddha dan Vincent Boucard, berikut ini 7 alasan mengapa seseorang memilih diam di tengah argumen dengan orang lain:

1. Menolak untuk Negatif

Alasan pertama mengapa seseorang memilih diam di tengah argumen adalah ia bisa saja menolak untuk negatif. Ketika seseorang beradu argumen, argumen ini bisa datang dari tempat negatif.

Misalnya kemarahan, kekecewaan, baik itu atas alasan yang baik atau buruk. Situasi negatif tersebut mungkin ingin dihindari seseorang, sehingga mereka lebih memilih diam ketimbang merespon dan ikut terkena negativitas yang ada.

2. Menghindari Penyesalan

Alasan kedua mengapa seseorang memilih diam saat argumen adalah mereka menghindari penyesalan di masa depan. Ketika seseorang marah atau bicara padamu dengan nada tinggi, lawan bicara biar saja ikut menyambut dengan kata-kata tidak baik.

Seseorang bisa memilih untuk mengendalikan diri, ketimbang takut akan mengeluarkan kata-kata yang bisa menyakiti lawan bicara, bahkan menghancurkan hubungan mereka berdua di masa depan.

3. Tidak Memperkeruh

ALasan ketiga mengapa seseorang memilih diam di tengah argumen bersama orang lain adalah mereka tidak ingin memperkeruh suasana. Ketika seseorang berkonflik, keadaan isi kepala tentu berisi pemikiran yang tidak baik.

Ketika seseorang memutuskan untuk menyambut argumen tersebut, hal tersebut bisa jadi minyak yang disiram ke kobaran api. Akhirnya, tidak ada penyelesaian serius atau solusi konkrit dari masalah yang ada. Hal inilah yang ingin dihindari oleh seseorang tersebut.

4. Bertindak Bijak dan Dewasa

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore