
Ilustrasi dewasa tapi kekanak-kanakan. (Freepik)
JawaPos.com- Kita semua pasti bertambah usia, tapi apakah kedewasaan emosional kita selalu mengikuti? Sering kali, tanpa sadar, kita masih mempertahankan perilaku kekanak-kanakan. Kita mungkin merasa sudah dewasa karena telah mencapai fase kehidupan seperti mendapatkan pekerjaan atau membangun keluarga.
Namun, pertumbuhan emosional? Itu adalah tantangan yang berbeda. Menjadi dewasa secara emosional bukan berarti meninggalkan keceriaan masa kecil, melainkan tentang bagaimana kita mengelola emosi dan merespons orang lain dengan cara yang sehat dan dewasa. Sayangnya, ada perilaku-perilaku tertentu yang justru membuat kita terjebak di masa kanak-kanak secara emosional.
Dilansir dari laman Parent From Heart, berikut adalah tujuh perilaku yang biasanya muncul pada orang-orang yang tanpa sadar tetap bersikap kekanak-kanakan seiring bertambahnya usia. Mari kita kenali tanda-tanda ini dalam diri kita sendiri, supaya kita bisa bergerak menuju kedewasaan emosional yang kita impikan.
1. Suka Menyalahkan Orang Lain
Salah satu tanda pertama dari ketidakdewasaan emosional adalah kebiasaan menyalahkan orang lain. Semakin bertambah usia, idealnya kita belajar untuk bertanggung jawab atas kesalahan sendiri itu bagian dari menjadi dewasa. Namun, mereka yang masih kekanak-kanakan secara emosional sering kali sulit untuk melakukan hal ini.
Mereka lebih memilih untuk menunjuk orang lain sebagai kambing hitam daripada mengakui kesalahan sendiri. Bagi mereka, menerima kesalahan dan menghadapi konsekuensinya terasa terlalu berat. Padahal, mengakui kesalahan itu penting agar kita bisa belajar dan berkembang.
2. Kesulitan Berempati
Empati adalah kunci dari kedewasaan emosional. Ini tentang kemampuan untuk memahami perasaan orang lain dan merespons dengan penuh pengertian. Namun, mereka yang masih kekanak-kanakan secara emosional sering kesulitan dalam hal ini. Kurangnya empati ini membuat hubungan dengan orang lain jadi dangkal dan sulit untuk benar-benar dekat.
3. Sulit Mengendalikan Emosi
Mengatur emosi adalah bagian penting dari kedewasaan emosional. Mereka yang emosinya masih kekanak-kanakan biasanya sulit menjaga keseimbangan emosi mereka. Ketika senang, mereka berlebihan ketika sedih, mereka terpuruk seolah dunia runtuh. Penelitian bahkan menunjukkan bahwa kemampuan mengatur emosi berhubungan erat dengan kesehatan fisik.
Mereka yang kesulitan mengendalikan emosi lebih rentan terhadap berbagai penyakit, seperti penyakit jantung dan diabetes. Dalam hidup, pasang surut adalah hal biasa. Belajar mengendalikannya dengan tenang adalah bagian penting dari menjadi dewasa secara emosional.
4. Membutuhkan Validasi Terus-Menerus
Seiring bertambah usia, kita seharusnya belajar membangun rasa percaya diri dari dalam diri sendiri. Namun, orang yang belum dewasa secara emosional masih sangat bergantung pada pengakuan dari luar. Mereka terus mencari pujian, sanjungan, atau persetujuan agar merasa berharga.
Tidak ada salahnya menikmati pujian sesekali, tapi kalau rasa harga diri sepenuhnya bergantung pada orang lain, itu pertanda kita belum membangun fondasi kepercayaan diri yang sehat. Mengenali kecenderungan ini dalam diri sendiri bisa menjadi langkah awal untuk membangun harga diri yang kuat dari dalam.
5. Menghindari Percakapan Sulit

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
