Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 29 April 2025 | 21.54 WIB

7 Sifat Umum Ini Berkembang pada Orang Dewasa yang Pernah Mengidentifikasi Diri Sebagai Saudara Pecundang

Ilustrasi pernah mengidentifikasi diri sebagai saudara pecundang saat masa kecil. (Freepik) - Image

Ilustrasi pernah mengidentifikasi diri sebagai saudara pecundang saat masa kecil. (Freepik)

JawaPos.com – Mengidentifikasi diri sebagai saudara pecundang saat masa kecil ternyata dapat membentuk berbagai sifat tertentu dalam kehidupan dewasa.

Saudara pecundang merujuk pada individu yang merasa lebih rendah dibandingkan saudara kandungnya dalam sistem keluarga.

Menurut Charlynn Ruan, psikolog klinis dari Thrive Psychology Group, label masa kecil sangat mempengaruhi pembentukan identitas hingga dewasa.

Memahami dampak identifikasi sebagai saudara pecundang penting agar mampu membangun kepercayaan diri dan hubungan yang lebih sehat.

Berikut 7 sifat umum yang berkembang pada orang dewasa yang pernah mengidentifikasi diri sebagai saudara pecundang dilansir dari laman Huffpost, Selasa (29/4):

1. Harga Diri Rendah

Individu yang merasa tidak dihargai dalam keluarganya cenderung memiliki citra diri negatif. Pola pikir serba-atau-tidak sama sekali memperparah persepsi ini.

Biasanya, keyakinan seperti "tidak berharga" atau "selalu salah" tumbuh dalam benak. Situasi ini bisa membatasi potensi serta pencapaian mereka di masa depan.

2. Sikap Menyenangkan Orang Lain

Mencari validitas eksternal menjadi dorongan utama dalam membangun hubungan sosial. Kebutuhan berlebihan untuk disukai sering mengabaikan kebutuhan pribadi.

Batasan diri menjadi kabur demi memenuhi harapan orang lain. Akibatnya, hubungan sosial yang terjalin kerap tidak seimbang.

3. Kompensasi Berlebihan

Berusaha menutupi rasa rendah diri dengan mengembangkan keterampilan ekstra menjadi strategi bertahan. Humor, kreativitas, atau prestasi akademik sering menjadi pelarian emosional.

Meski tampak positif, dorongan ini lahir dari kebutuhan diterima, bukan ekspresi otentik. Tekanan internal ini berisiko menimbulkan kelelahan emosional.

4. Menghindari Persaingan

Editor: Siti Nur Qasanah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore