Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 28 April 2025 | 15.37 WIB

Jika Anda Sulit Menerima Pujian, 7 Pengalaman Masa Kecil Ini Mungkin Bisa Menjelaskannya

Ilustrasi. (pexels.com) - Image

Ilustrasi. (pexels.com)

JawaPos.com - Pernah merasa canggung atau tidak nyaman saat orang lain memuji anda? Jika sulit menerima pujian terasa seperti gangguan, mungkin saja itu berakar dari pengalaman masa kecil anda. 

Banyak aspek dalam pola asuh, keluarga, dan pembentukan kepribadian yang memengaruhi bagaimana kita berinteraksi dengan validasi positif saat dewasa. 

Dilansir dari Blog Herald pada Senin (28/4), berikut 7 pengalaman masa kecil yang mungkin menjelaskannya.

1. Pujian Bersyarat

Banyak dari kita tumbuh dengan mendengar kalimat seperti, "Bagus sekali, kamu anak yang pintar!" atau "Kamu sangat membantu!" Tapi sadar nggak sih kalau pujian ini sebenarnya bersyarat? 

Pujian diberikan hanya kalau anda berprestasi atau berperilaku sesuai ekspektasi. Di dalam keluarga, pujian semacam ini membuat kita belajar bahwa cinta dan apresiasi ada syaratnya. 

Tidak heran kalau saat dewasa, anda sulit menerima pujian tanpa bertanya-tanya, "Apa imbalannya?" Atau, "Apa yang mereka inginkan dari saya?"

2. Penguatan Negatif

Sebagian besar pengalaman masa kecil kita diwarnai komentar seperti, "Kamu menang karena beruntung," atau "Tanpa bantuan orang lain, kamu nggak bisa." 

Ini adalah bentuk penguatan negatif yang membuat kita merasa pencapaian sendiri tidak cukup. Secara tidak sadar, keluarga membentuk kepribadian yang sulit mengakui keberhasilan diri. 

Jadinya, saat ada yang memuji, anda merasa itu tidak pantas, bahkan meragukan ketulusan orang tersebut.

3. Kurangnya Umpan Balik Positif

Di banyak keluarga, memberi pujian bukanlah budaya sehari-hari. Mungkin anda lebih sering mendengar kritikan dibandingkan kata-kata penyemangat. Dari pengalaman masa kecil semacam ini, anda belajar bahwa validasi adalah sesuatu yang langka dan mencurigakan. 

Akibatnya, saat dewasa, sulit menerima pujian karena otak anda menganggap pujian itu aneh, tidak tulus, atau punya maksud tersembunyi. Ini akhirnya memengaruhi cara anda membentuk kepribadian di lingkungan sosial.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore