Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 28 April 2025 | 05.13 WIB

7 Perilaku Halus yang Membuat Kita Tampak Tidak Dewasa untuk Usia Kita, Menurut Psikologi

Ilustrasi orang yang kurang dewasa. (Freepik) - Image

Ilustrasi orang yang kurang dewasa. (Freepik)

JawaPos.com – Kita tanpa sadar seringkali berperilaku kurang dewasa dibandingkan usia kita sebenarnya. Perilaku ini membuat orang lain memandang kita tampak lebih mudah atau kurang dewasa secara emosional.

Dilansir dari Blog Herald, psikologi menunjukkan bahwa memahami kebiasaan ini dapat menjadi langkah awal untuk memahami cara orang lain memandang kita. Berikut adalah tujuh perilaku kurang dewasa untuk usia kita sebenarnya.

  1. Bereaksi berlebihan

Reaksi berlebihan terhadap masalah kecil dapat membuat seseorang tampak kurang dewasa dari usianya yang sebenarnya. Ini adalah perilaku halus yang sering ditunjukkan dalam ilmu psikologi saat membahas kecerdasan emosional dan kedewasaan.

  1. Menjadi terlalu defensif

Jika kita tidak bisa menerima umpan balik atau kritik membangun, kita dapat dianggap kurang dewasa. Alih-alih menanggapi dengan baik, kita cenderung membela diri, dengan mengatakan bahwa kita telah melakukan semuanya dengan benar.

  1. Selalu mencari perhatian

Semua orang pasti menginginkan pujian dan perhatian dari orang lain. Namun, jika kita mengandalkan orang lain untuk validasi terus-menerus, itu dapat menjadi tanda ketidakdewasaan dan menghambat pertumbuhan pribadi kita.

  1. Kurangnya empati

Kurangnya empati sering kali membuat seseorang tampak tidak peka atau tidak dewasa. Ini karena memahami emosi orang lain dapat membantu kita membentuk hubungan yang lebih dalam dan mengelola emosi kita sendiri secara lebih efektif.

  1. Menyalahkan orang lain

Kecenderungan menyalahkan orang lain ini bisa jadi merupakan tanda ketidakdewasaan. Ini karena kita tidak dapat melakukan refleksi diri dan bertanggung jawab atas kesalahan dan kegagalan yang kita lakukan.

  1. Terlalu percaya diri

Terlalu percaya diri dapat mengakibatkan kurangnya kesadaran diri dan mempersulit diri kita untuk belajar dari kesalahan. Oleh karena itu, kita harus mengakui kekuatan kita, tetapi juga kelemahan kita dan hal-hal yang perlu diperbaiki.

  1. Mengabaikan tanggung jawab

Mengabaikan tanggung jawab mungkin seperti solusi mudah, tetapi itu adalah perilaku yang menunjukkan ketidakdewasaan. Ini seringkali terlihat ketika kita menghindari tugas, tidak menepati janji, atau bahkan meremehkan pekerjaan yang diberikan pada kita.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore