
Seseorang yang komunikasi tanpa tatap muka (Dok. Freepik)
JawaPos.com - Teknologi telah mengubah cara kita hidup, bekerja, dan berinteraksi. Dalam banyak hal, inovasi digital mempermudah hidup kita, mulai dari GPS yang menggantikan peta kertas hingga aplikasi perbankan yang menghilangkan antrian panjang di ATM.
Namun, di balik semua kenyamanan ini, ada harga psikologis yang kita bayar: kemampuan dan keterampilan sehari-hari yang secara perlahan memudar atau bahkan hilang.
Psikologi modern mengungkapkan bahwa otak manusia beradaptasi dengan kebiasaan baru, dan kadang adaptasi itu berarti kehilangan kemampuan lama yang sebelumnya esensial.
Dilansir dari Geediting pada Sabtu (26/4), terdapat lima keterampilan penting yang kini mulai hilang karena teknologi, beserta penjelasan psikologis di baliknya.
Dulu: Kita mengandalkan peta fisik, kompas, atau sekadar mengingat petunjuk jalan yang rumit.
Otak kita terbiasa membentuk peta mental (mental map) atas suatu wilayah.
Sekarang: GPS telah menjadi alat wajib. Aplikasi seperti Google Maps dan Waze mengarahkan setiap langkah kita, bahkan saat kita berjalan kaki.
Dampak Psikologis: Studi dari University College London menunjukkan bahwa penggunaan GPS menghambat aktivasi pada hippocampus—bagian otak yang berperan dalam memori spasial dan navigasi.
Semakin kita mengandalkan teknologi untuk petunjuk arah, semakin tumpul kemampuan otak kita dalam memahami orientasi ruang.
Akibatnya: Banyak orang merasa "hilang" bahkan di kota tempat mereka tinggal bertahun-tahun, karena tidak pernah benar-benar menghafal rute atau membaca lingkungan secara aktif.
2. Menghafal Informasi Sederhana
Dulu: Kita hafal nomor telepon orang tua, ulang tahun teman, bahkan resep masakan.
Sekarang: Semua tersimpan di smartphone. Dengan satu klik, kita bisa mencari ulang informasi apa pun.
Dampak Psikologis: Fenomena ini disebut sebagai "Google Effect" atau Digital Amnesia.
Psikolog Betsy Sparrow dari Columbia University menemukan bahwa otak cenderung tidak menyimpan informasi jika tahu bahwa informasi tersebut bisa dengan mudah dicari kembali.
Akibatnya: Kemampuan mengingat secara aktif (working memory) menjadi lemah.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
BREAKING NEWS! Persija Jakarta Resmi Tunjuk Shin Tae-yong sebagai Pelatih Baru
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Melihat 10 Besar Penjualan Mobil Mei 2026: Jaecoo Kuasai Brand Tiongkok, Tak Ada Nama BYD
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Sudah Setor Total Rp 117 Miliar tapi Rumah Tak Kunjung Jadi, Konsumen Emeralda Resort Polisikan Yana Priatna
