Ilustrasi orang yang menghindari tanggung jawab (Dok. Pexels)
JawaPos.com - Tanggung jawab adalah sikap dasar yang sangat penting dimiliki setiap orang, khususnya bagi mereka yang menjadi pemimpin. Memang berat tapi itu menjadi suatu nilai yang mampu menaikkan harga diri kita.
Mengutip dari laman Repositori Kemdikbud pada Kamis (24/04) dengan sikap tanggung jawab, seseorang akan mudah dipercaya, dihormati, serta dihargai orang lain.
Selain itu, sikap tanggung jawab juga berani mengakui kesalahan dan ingin memperbaiki semuanya. Ingatlah sangat jarang seseorang memiliki sikap seperti ini.
Namun ada suatu ketika seseorang menghindari tanggung jawab disaat semua masalah terasa penat dan rasanya ingin lari, dilansir dari laman News Reports pada Kamis (24/04), inilah 8 hal yang sering diungkapkan oleh mereka:
1. "Aku Tidak Tahu"
Mereka mencoba mengatakan, “Hei, ini bukan salahku. Bagaimana saya bisa tahu?” Kita hidup di dunia di mana informasi ada di ujung jari. Ungkapan "Aku tidak tahu" sering diterjemahkan menjadi "Aku tidak repot-repot mencari tahu."
Taktik penghindaran ini halus dan bisa sangat efektif karena menarik tali empati kita. Tetapi ketika kamu mendengar frasa ini digunakan secara konsisten oleh orang yang sama, saatnya untuk mencurigai.
Itu mungkin hanya kartu bebas penjara mereka untuk menghindari tanggung jawab atas tindakan tersebut.
2. "Ini Bukan Salahku"
Ungkapan ini adalah contoh klasik dari orang-orang yang mencoba mengalihkan kesalahan ke keadaan eksternal atau bahkan orang lain.
Ini adalah cara untuk mengatakan, "Hei, jangan lihat aku. Aku bukan masalahnya di sini." Tetapi pada kenyataannya, menghindari tanggung jawab hanya menambah masalah. Itu mencegah pertumbuhan dan pembelajaran dari kesalahan kita.
Lain kali kamu mendengar seseorang berkata, "Ini bukan salah saya," anggaplah dengan sebutir garam. Itu mungkin hanya layar asap untuk menghindari tanggung jawab.
3. "Aku Hanya Mengikuti Perintah"
Ungkapan ini mungkin membawa kamu kembali ke kelas sejarah, khususnya ke Pengadilan Nuremberg pasca Perang Dunia II. Banyak terdakwa menggunakan frasa ini sebagai pembelaan, dengan alasan bahwa mereka hanya mengikuti perintah.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
