
Ilustrasi orang dengan stabilitas emosional. (Pexels)
JawaPos.com - Normalnya, manusia tentu memiliki berbagai emosi dalam dirinya. Baik itu senang, sedih, marah dan masih banyak lagi.
Emosi-emosi inilah yang membentuk seseorang menjadi seorang manusia. Bahagia ketika terjadi sesuatu yang baik, marah ketika tersinggung dan masih banyak lagi.
Adalah normal apabila emosi tersebut berada dalam porsi yang cukup. Tidak terlalu besar, tidak terlalu kecil dan juga keluar di saat-saat yang tepat.
Akan tetapi, ada juga seseorang yang memiliki emosi yang lebih bergejolak dibandingkan yang lain. Ketidakstabilan emosional ini tentunya bukan hal baik apabila tidak ditangani dengan tepat.
Ada berbagai hal yang bisa kamu lakukan ketika kamu punya emosi yang tidak stabil dalam diri. Dilansir dari The Friendly Mind dan Holly Soulie, berikut ini merupakan 7 cara membangun stabilitas emosional dalam diri dengan baik:
1. Terima Semua Emosi
Cara pertama membangun stabilitas emosional dalam diri adalah dengan menerima semua emosi. Yang dimaksud dengan menerima adalah tidak menahannya, namun juga tidak melepaskan segalanya tanpa terkendali.
Pastikan kamu menerima semua emosi kemudian bisa mengendalikannya untuk disalurkan ke hal yang baik. Hindari menyimpan semuanya sendiri dan meledak pada akhirnya ke orang atau situasi tertentu.
2. Fokus Pada Hal Positif
Cara kedua dalam membangun stabilitas emosi adalah fokus pada hal positif. Ketika kamu menjalani hari dan mengalami hal negatif yang membuatmu emosi, ingat hal ini.
Alih-alih emosi karena hal negatif tersebut, ingat hal positif apa yang terjadi di hari itu. Siapa tahu, hal positif yang ada justru lebih besar dan signifikan ketimbang hal negatif yang ada.
3. Berhenti Kritik Diri Sendiri
Cara ketiga dalam membangun stabilitas emosional adalah dengan berhenti kritik diri sendiri. Ketika kamu mengalami sesuatu yang negatif dan emosi negatif menguasai, hal ini seringkali berakhir dengan kritik keras pada diri.
Untuk emosi yang lebih stabil, coba untuk mengurangi atau bahkan mengganti kritik tersebut dengan pikiran positif. Coba untuk lebih sayang pada diri sendiri. Ingat bahwa sesuatu negatif tersebut bisa saja normal terjadi, atau mengulang-ulang kalimat bahwa semuanya akan berlalu.
4. Tidak Membiarkan Emosi

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
