Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 23 April 2025 | 01.49 WIB

Jadi Lebih Tenang, Berikut 7 Cara Membangun Stabilitas Emosional Dalam Diri!

Ilustrasi orang dengan stabilitas emosional. (Pexels) - Image

Ilustrasi orang dengan stabilitas emosional. (Pexels)

JawaPos.com - Normalnya, manusia tentu memiliki berbagai emosi dalam dirinya. Baik itu senang, sedih, marah dan masih banyak lagi.

Emosi-emosi inilah yang membentuk seseorang menjadi seorang manusia. Bahagia ketika terjadi sesuatu yang baik, marah ketika tersinggung dan masih banyak lagi.

Adalah normal apabila emosi tersebut berada dalam porsi yang cukup. Tidak terlalu besar, tidak terlalu kecil dan juga keluar di saat-saat yang tepat.

Akan tetapi, ada juga seseorang yang memiliki emosi yang lebih bergejolak dibandingkan yang lain. Ketidakstabilan emosional ini tentunya bukan hal baik apabila tidak ditangani dengan tepat.

Ada berbagai hal yang bisa kamu lakukan ketika kamu punya emosi yang tidak stabil dalam diri. Dilansir dari The Friendly Mind dan Holly Soulie, berikut ini merupakan 7 cara membangun stabilitas emosional dalam diri dengan baik:

1. Terima Semua Emosi

Cara pertama membangun stabilitas emosional dalam diri adalah dengan menerima semua emosi. Yang dimaksud dengan menerima adalah tidak menahannya, namun juga tidak melepaskan segalanya tanpa terkendali.

Pastikan kamu menerima semua emosi kemudian bisa mengendalikannya untuk disalurkan ke hal yang baik. Hindari menyimpan semuanya sendiri dan meledak pada akhirnya ke orang atau situasi tertentu.

2. Fokus Pada Hal Positif

Cara kedua dalam membangun stabilitas emosi adalah fokus pada hal positif. Ketika kamu menjalani hari dan mengalami hal negatif yang membuatmu emosi, ingat hal ini.

Alih-alih emosi karena hal negatif tersebut, ingat hal positif apa yang terjadi di hari itu. Siapa tahu, hal positif yang ada justru lebih besar dan signifikan ketimbang hal negatif yang ada.

3. Berhenti Kritik Diri Sendiri

Cara ketiga dalam membangun stabilitas emosional adalah dengan berhenti kritik diri sendiri. Ketika kamu mengalami sesuatu yang negatif dan emosi negatif menguasai, hal ini seringkali berakhir dengan kritik keras pada diri.

Untuk emosi yang lebih stabil, coba untuk mengurangi atau bahkan mengganti kritik tersebut dengan pikiran positif. Coba untuk lebih sayang pada diri sendiri. Ingat bahwa sesuatu negatif tersebut bisa saja normal terjadi, atau mengulang-ulang kalimat bahwa semuanya akan berlalu.

4. Tidak Membiarkan Emosi

Editor: Siti Nur Qasanah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore