
Ilustrasi perempuan yang melakukan afirmasi positif untuk diri sendiri. (Freepik)
JawaPos.com - Kartini memang sudah tiada, tapi semangatnya terus hidup. Di dalam ruang-ruang kerja, di balik layar gawai, di tengah rumah tangga, atau bahkan di jalanan kota.
Yakni semangat untuk berdaya, berpikir merdeka, dan mencintai diri sendiri. Nah, kalau zaman dulu Kartini menuliskan gagasannya lewat surat, hari ini kita bisa memulainya lewat satu hal sederhana: afirmasi positif.
Afirmasi bukan mantra ajaib, tapi kalau diucapkan dan diyakini, bisa jadi energi luar biasa buat menumbuhkan percaya diri dan menjaga kewarasan di tengah dunia yang kadang ribut banget.
Yuk, coba tanamkan lima afirmasi ini sebagai bagian dari perayaan Hari Kartini yang lebih personal dan bermakna, dilansir dari Alodokter.com.
1. "Aku cukup, bahkan saat dunia bilang sebaliknya."
Kita hidup di zaman di mana perempuan sering dibombardir standar: harus cantik, produktif, lembut, pintar, rapi—semuanya dalam waktu bersamaan. Padahal, jadi cukup itu bukan soal memenuhi ekspektasi, tapi menerima diri sendiri sepenuhnya.
Afirmasi ini mengajarkan kita buat berhenti membandingkan dan mulai merangkul apa adanya. Karena kamu nggak perlu jadi versi siapa-siapa—cukup jadi dirimu sendiri.
2. "Aku layak dicintai, oleh orang lain dan terutama oleh diriku sendiri."
Cinta nggak selalu datang dari luar. Kadang yang paling kita butuhkan justru datang dari dalam diri—pengakuan, penerimaan, dan kasih sayang terhadap siapa kita.
Afirmasi ini mengingatkan kita bahwa perempuan nggak perlu terus-menerus membuktikan dirinya agar pantas dicintai. Kamu layak dicintai hanya karena kamu ada.
3. "Aku kuat. Tantangan tidak menjatuhkanku, tapi membentukku."
Lelah itu wajar. Tapi ingat, perempuan punya daya lentur luar biasa. Seperti Kartini yang berdiri di tengah sistem patriarki, kita pun bisa tetap tegak meski diterpa tekanan, keraguan, dan suara-suara yang meremehkan.
Afirmasi ini bukan untuk memaksa kuat, tapi untuk menyadari bahwa kekuatan itu sudah ada dalam diri sejak awal.
4. "Aku boleh istirahat. Aku berhak bahagia, bukan hanya berguna."
Perempuan sering dikondisikan untuk selalu memberi. Tapi siapa bilang kamu harus lelah dulu baru pantas rehat? Afirmasi ini mengajak kita menyadari bahwa istirahat bukan kemewahan, tapi kebutuhan.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
