Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 16 April 2025 | 23.06 WIB

6 Kebiasaan Sederhana Orang yang Sangat Tenang dan Membuat Kehidupannya Menjadi Jauh dari Stres

Ilustrasi kebiasaan sederhana orang yang sangat tenang (tawatchai07/freepik.com) - Image

Ilustrasi kebiasaan sederhana orang yang sangat tenang (tawatchai07/freepik.com)

JawaPos.com - Orang yang tampak tenang bukan berarti hidupnya bebas dari masalah, tetapi mereka punya kebiasaan sederhana yang membantu menjaga keseimbangan pikiran dan emosi.

Mereka tidak membiarkan diri larut dalam kekacauan atau tekanan sehari-hari, melainkan menciptakan ruang bagi ketenangan lewat rutinitas yang penuh kesadaran.

Mereka memulai hari dengan tenang, entah itu melalui meditasi singkat, menyeduh kopi sambil menikmati pagi, atau hanya dengan menarik napas dalam-dalam sebelum menghadapi kesibukan.

Mengutip Nick Wignall, berikut ini deretan kebiasaan sederhana orang yang sangat tenang dan membuat kehidupannya menjadi jauh dari stres.

1. Menjaga ekspektasi tetap terkendali

Harapan sering muncul sebagai cara halus meredam rasa takut terhadap hal-hal yang tidak pasti. Saat merasa tak berdaya atau enggan menghadapi kenyataan, maka kita cenderung menciptakan skenario di kepala tentang bagaimana segalanya seharusnya terjadi. Ini memberi kesan seolah-olah kita punya kendali.

Sayangnya, ketenangan semu dari harapan itu hanya bertahan sebentar. Dalam jangka panjang, justru bisa memicu stres sebab kenyataan sering tak sesuai ekspektasi. Orang yang pikirannya tenang memahami bahwa melepaskan ekspektasi berlebih jauh lebih menenangkan dibandingkan terus bergantung pada harapan yang tak pasti.

2. Bertanggung jawab atas tindakannya

Dalam hidup, hanya sedikit hal yang benar-benar dapat kita kendalikan sepenuhnya. Menerima kenyataan ini memang tidak mudah untuk sebagian orang, perasaan tidak berdaya bisa sangat mengganggu, seolah mereka kehilangan pijakan. Sebagai respons, banyak orang mencoba meyakinkan diri bahwa mereka harus mampu mengatur segalanya.

Tapi saat kenyataan tidak sejalan dengan rencana, yang muncul justru rasa frustrasi, stres, dan kekecewaan. Menyalahkan diri sendiri atas hal-hal di luar kendali hanya akan memperburuk tekanan emosional. Sebaliknya, orang yang mampu membedakan mana yang bisa dikendalikan dan mana yang perlu dilepaskan, biasanya lebih tenang dan lebih damai dalam menghadapi hidup.

3. Merangkul JOMO

Orang yang benar-benar tenang tak terpancing oleh FOMO (Fear of Missing Out). Sebaliknya, mereka merayakan JOMO Joy of Missing Out yakni kegembiraan karena memilih tidak ikut-ikutan. Mereka sadar bahwa melewatkan sesuatu yang seru bukanlah kerugian jika itu berarti menjaga komitmen pada diri sendiri, memilih kesehatan, ketenangan, dan keputusan yang selaras dengan nilai hidup mereka.

Mereka tak dikendalikan oleh dorongan sesaat, namun membuat pilihan berdasarkan apa yang penting dalam jangka panjang. Inilah kunci ketenangan sejati, di mana hidup dengan sadar dan memilih yang terbaik terhadap diri sendiri, meski itu berarti berkata "tidak" pada hal-hal yang tampak menggoda.

4. Menetapkan batasan yang sehat

Saat kamu tidak punya batasan yang jelas, maka kamu cenderung menyerap beban dan stres orang lain seolah itu tanggung jawabmu sendiri. Tak heran apabila ketenangan jadi terasa jauh dari jangkauan. Kuncinya terletak pada keberanian menerima bahwa kamu tidak bisa menyenangkan semua orang.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore