
Ilustrasi seseorang yang lapar. (Freepik)
JawaPos.com - Saat rasa lapar menyerang, suasana hati seseorang bisa berubah drastis. Tiba-tiba saja, yang biasanya ramah bisa jadi mudah marah atau gampang tersinggung. Hal-hal sepele pun bisa jadi sumber masalah.
Perubahan suasana hati saat lapar ini sering disebut dengan istilah “hangry”, gabungan dari kata hungry (lapar) dan angry (marah). Meski terkesan lucu, ternyata ada penjelasan ilmiah di balik kondisi ini.
Psikologi menyebutkan, ada sejumlah tanda yang muncul saat seseorang mengalami perubahan perilaku karena lapar. Mengenali tanda-tanda ini bisa membantu mengendalikan emosi sebelum benar-benar meledak.
Baik untuk memahami kondisi diri sendiri maupun orang lain, mengenali perubahan perilaku saat lapar ini penting. Apalagi saat harus menghadapi anak kecil atau pasangan yang suasana hatinya tiba-tiba berubah.
Dilansir dari Parent from Heart pada Senin (14/4), berikut tujuh tanda yang biasanya muncul saat seseorang mulai kehilangan kendali karena lapar, menurut psikologi.
1. Mudah Tersinggung
Tanda paling umum saat lapar adalah mudah tersinggung. Hal-hal kecil seperti koneksi internet lambat atau benda yang tidak ditemukan bisa memicu reaksi berlebihan. Ini bukan sekadar kebetulan, melainkan respon alami tubuh.
Psikolog terkenal, Abraham Maslow, pernah mengatakan bahwa kebutuhan dasar manusia, termasuk makan, sangat memengaruhi kondisi emosional. Saat kebutuhan ini tidak terpenuhi, suasana hati bisa memburuk.
Jadi, kalau kamu merasa mudah kesal tanpa sebab, mungkin bukan karena stres atau lelah. Bisa jadi tubuh sedang mengingatkan bahwa saatnya makan.
2. Konsentrasi Menurun
Pernah merasa sulit fokus saat perut kosong? Itu wajar. Tubuh memerlukan glukosa untuk menjaga fungsi otak tetap optimal. Saat kadar gula darah turun, kemampuan berkonsentrasi ikut terganggu.
Kondisi ini bisa membuat seseorang kesulitan berpikir jernih, membaca berulang-ulang kalimat yang sama, atau merasa linglung. Jika tidak segera diatasi, bisa berujung frustrasi.
Kalau mulai merasa sulit fokus atau mudah terdistraksi, coba periksa kapan terakhir kali makan. Bisa jadi itu penyebab utamanya.
3. Emosi Lebih Sensitif
Saat lapar, emosi seseorang cenderung lebih labil. Iklan televisi yang biasanya biasa saja bisa tiba-tiba terasa menyentuh, bahkan memancing air mata. Hal-hal kecil yang biasanya tak berarti bisa terasa berat.

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
