Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 15 April 2025 | 06.55 WIB

Orang yang Semakin Jauh dari Keluarga Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Memiliki 7 Ciri Perilku Ini Menurut Psikologi

Tanda psikologis anak yang menjauh dari orang tua. (freepik) - Image

Tanda psikologis anak yang menjauh dari orang tua. (freepik)

JawaPos.com - Pernah dengar pepatah “darah lebih kental dari air”? Pepatah ini sering dipakai buat menekankan betapa pentingnya hubungan keluarga. Tapi kenyataannya, nggak semua orang merasa dekat atau cocok dengan keluarganya.

Justru, makin dewasa, beberapa orang malah memilih menjaga jarak. Ini bukan hal aneh, tapi juga bukan topik yang mudah dibahas.

Kalau kamu merasa atau pernah kenal seseorang yang menjauh dari keluarganya seiring bertambahnya usia, mungkin mereka punya salah satu dari tujuh ciri berikut. Yuk, kita bahas satu per satu, dikutip dari Small Business Bonfire, Senin (14/4).

1. Lebih Suka Hidup Mandiri

Banyak orang merasa lebih puas saat bisa mengatur hidupnya sendiri, tanpa terlalu banyak campur tangan dari orang lain—termasuk keluarga.

Kemandirian ini jadi kebutuhan, bukan sekadar keinginan. Mereka ingin membuat keputusan sendiri dan menikmati kebebasan memilih jalan hidup.

Bagi sebagian orang, kumpul keluarga yang dulunya menyenangkan bisa terasa seperti beban. Mereka jadi lebih menikmati waktu sendiri, tanpa tekanan atau ekspektasi.

Bukan karena nggak sayang keluarga, tapi karena mereka lebih menghargai ruang pribadi dan kebebasan berpikir.

2. Merawat Diri Jadi Prioritas Utama

Merawat kesehatan mental dan emosional bisa membuat seseorang memilih menjauh dari lingkaran keluarga. Apalagi kalau interaksi dengan keluarga justru bikin stres atau menguras energi.

Ada orang yang dulunya selalu hadir untuk keluarga, tapi akhirnya sadar bahwa dirinya sendiri juga butuh perhatian.

Keputusan untuk menjaga jarak ini sering kali lahir dari kebutuhan untuk merasa lebih damai dan utuh secara emosional.

3. Mencari Hubungan yang Lebih Tulus

Nggak semua hubungan keluarga dibangun atas dasar kedekatan emosional. Kadang, ada orang yang merasa obrolan di keluarga cuma sekadar formalitas atau basa-basi. Lama-lama, hubungan seperti ini terasa kosong.

Karena itu, mereka mulai mencari hubungan yang lebih dalam dan bermakna di luar keluarga. Mungkin dengan sahabat, pasangan, atau komunitas. Bukan berarti membenci keluarga, tapi mereka ingin koneksi yang lebih autentik dan saling memahami.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore