Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 13 April 2025 | 03.56 WIB

Bukan Sekadar Sayang, Cobalah 7 Cara Psikologis Ini untuk Bikin Hubungan Anda dan Pasangan Makin Lengket

Ilustrasi pasangan makin harmonis dengan menerapkan tujuh tips psikologi. (Freepik) - Image

Ilustrasi pasangan makin harmonis dengan menerapkan tujuh tips psikologi. (Freepik)

JawaPos.com - Ingin hubungan yang lebih erat dan tahan lama? Bukan hanya soal cinta, tetapi juga tentang memahami dan menerapkan prinsip-prinsip psikologi dalam kehidupan sehari-hari.

Berikut adalah tujuh cara yang dapat membantu memperkuat hubungan Anda, dilansir dari Gottman Institute—lembaga riset yang fokus pada dinamika hubungan berdasarkan studi ilmiah selama puluhan tahun.

1. Praktikkan “Active Listening” untuk Meningkatkan Pemahaman

Mendengarkan secara aktif—memberikan perhatian penuh, mengulang isi pembicaraan, dan merespons dengan empati—dapat membuat pasangan merasa didengar dan dihargai.

Gottman Institute menekankan pentingnya mendengarkan tanpa menjadi defensif untuk meningkatkan komunikasi dalam hubungan.

Tips: Tatap mata pasangan saat dia bicara, ulangi poin utamanya, dan berikan respon yang menunjukkan empati.

2. Sering Mengungkapkan Apresiasi

Mengungkapkan rasa terima kasih dan penghargaan atas hal-hal kecil dapat memperkuat ikatan emosional. Gottman Institute menyarankan membangun ritual apresiasi harian agar pasangan merasa dihargai dan tidak diabaikan.

Tips: Bilang “makasih ya udah bikinin teh” atau “aku suka cara kamu ngedengerin aku tadi.”

3. Membangun Ritual Harian Bersama

Ritual sederhana seperti sarapan bareng, ngobrol sebelum tidur, atau jalan sore setiap akhir pekan bisa jadi “lem” pengikat hubungan. Bahkan dua menit komunikasi tanpa gangguan lebih efektif daripada waktu bersama yang tidak fokus.

Tips: Coba buat waktu khusus setiap hari hanya untuk berdua, bebas dari distraksi.

4. Gunakan Bahasa “Kita” daripada “Aku/Kamu”

Mengganti “aku” atau “kamu” dengan “kita” dapat membangun rasa kebersamaan. Ini sejalan dengan pendekatan inklusif dan kolaboratif yang dianjurkan dalam komunikasi pasangan.

Contoh: “Gimana kita bisa atur waktu bareng minggu ini?” terasa lebih positif daripada “Kamu sih sibuk terus.”

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore