
Ilustrasi orang yang selalu playing victim (freepik/teksomolika)
JawaPos.com - Ada garis tipis antara mencari support dan playing victim. Bermain sebagai korban adalah suatu teknik, yang sering kali dilakukan secara tidak sadar, yang dilakukan orang untuk mencoba mendapatkan perhatian, validasi, atau simpati dari orang lain.
Mereka melakukan ini dengan menggambarkan diri mereka sebagai pihak yang tidak bersalah dalam setiap skenario. Meski penting berempati dengan perjuangan orang lain, sama pentingnya mengenali seseorang yang menggunakan status 'korban' untuk keuntungan pribadi.
Ada frasa-frasa tertentu yang cenderung digunakan oleh orang yang playing victim untuk mendapatkan simpati. Dalam artikel ini, JawaPos.com telah melansir dari laman Hack Spirit, Jumat (11/4), tujuh frasa kunci yang kerap digunakan orang-orang tersebut.
Tujuannya bukanlah untuk menghakimi atau mengkritik, tetapi untuk memahami lebih baik dan merespons secara efektif ketika situasi ini muncul. Ingat, kesadaran bukan hanya tentang kesadaran diri, tetapi juga tentang pemahaman orang-orang di sekitar kita.
1. "Hal-hal selalu salah bagi saya"
Kita semua menghadapi tantangan dan kesulitan dalam hidup. Namun, bagi sebagian orang, ada tema kemalangan yang berulang dan sering mereka soroti. Pernahkah Anda bertemu seseorang yang tampaknya selalu mengalami malapetaka atau krisis dalam hidupnya? Ia menggambarkan dirinya sebagai sasaran abadi kemalangan hidup.
Kenyataanya, hal buruk terjadi pada semua orang. Akan tetapi, mereka yang terbiasa berperan sebagai korban cenderung lebih menekankan kemalangan mereka dibandingkan kebanyakan orang. Mereka berfokus pada hal-hal negatif dan sering kali mengabaikan atau meremehkan hal-hal positif yang terjadi di sekeliling mereka.
2. "Tidak ada seorang pun yang mengerti apa yang sedang saya alami"
Kita semua punya pengalaman dan perjuangan yang unik. Terkadang, rasanya tidak ada yang benar-benar mengerti apa yang kita alami. Namun, bila seseorang terus-menerus menggunakan kalimat, "Tidak seorang pun mengerti apa yang sedang saya alami," itu mungkin lebih dari sekadar seruan untuk berempati.
3. "Mengapa hal ini selalu terjadi padaku?"
Frasa ini adalah kalimat umum lain yang sering diucapkan oleh mereka yang sering playing victim. Pertanyaan ini bersifat retoris dan biasanya tidak mencari jawaban yang sebenarnya. Sebaliknya, pertanyaan ini digunakan sebagai alat untuk menarik simpati dan menggambarkan kehidupan yang penuh dengan kemalangan yang tak berujung.
Orang-orang yang sering memandang dirinya sebagai korban cenderung percaya bahwa mereka tidak memiliki kendali atas kehidupan mereka. Kepercayaan ini dapat mengarah pada ramalan yang terpenuhi sendiri di mana mereka secara tidak sadar bertindak dengan cara yang mengundang lebih banyak kemalangan.
4. "Kamu tidak mengerti"
Kadang kala, kita semua merasa disalahpahami, dan itu hal yang wajar. Namun, bila seseorang menggunakan frasa seperti "Kamu tidak mengerti" berulang kali, itu mungkin merupakan tanda bahwa mereka sedang playing victim. Frasa ini menciptakan jurang antara pengalaman mereka dan pemahaman Anda.
Ini digunakan untuk menolak saran atau dukungan apa pun yang Anda tawarkan karena Anda dianggap tidak mengerti. Orang yang playing victim biasanya akan mempertahankan kendali atas narasi kesulitan yang mereka alami dan terus menarik simpati tanpa membuat perubahan berarti apa pun pada situasi mereka.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
