Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 8 April 2025 | 00.24 WIB

6 Alasan Seseorang Enggan Dibantu, Bukan Karena Kuat Melainkan Takut Terluka

Tipe Orang yang Sulit Menerima Bantuan (Pexels)

JawaPos.com –  Tidak semua orang bisa dengan senang hati menerima bantuan. Sebagian merasa sangat berat membiarkan orang lain mengulurkan tangan untuk membantunya.

Padahal, saling tolong menolong adalah sikap mulia sebagai manusia. Menerima bantuan dari orang sekitar pun tak lantas menjadikan seseorang dicap lemah.

Tapi kenapa masih ada saja orang yang enggan dibantu, meskipun dia sedang melalui masa tersulit sekalipun? Laman Hack Spirit menjelaskan alasan di balik perilaku tersebut.

  1. Overthinking Dalam Situasi Sosial

Alasan pertama mengapa seseorang enggan dibantu adalah dirinya seringkali overthinking dalam situasi sosial. Ada ketakutan akan penilaian, membayangkan kemungkinan tersebut, merasa canggung serta menganggap diri tidak layak apabila harus meminta bantuan.

Dengan segala pikiran yang berkutat di kepalanya, pada akhirnya seseorang memilih untuk diam dan memendam semuanya. Dia enggan meminta ataupun menerima bantuan dari siapapun.

  1. Terlalu Mandiri

Orang yang terlalu mandiri menganggap bantuan seperti layaknya sebuah ‘kelemahan’. Padahal membiarkan diri dibantu orang lain tidak ada salahnya sama sekali.

Justru ketika seseorang menanggung beban sendiri secara terus menerus, rasanya akan sangat melelahkan.

  1. Ingin Menghindari Keintiman Emosional

Seseorang yang sering menghindari keintiman emosional cenderung takut dihakimi atau ditolak. Mereka merasa aman apabila menjaga jarak dari orang lain, meskipun pada akhirnya merasa kesepian.

  1. Pesimis

Orang yang pesimis meragukan semua hal, termasuk juga uluran tangan dari orang lain. Mereka menganggap meminta bantuan tidak akan mengubah keadaan.

Keyakinan negatif seperti ini hanya akan membawa mereka pada masalah yang terus berlanjut apabila kenyataannya mereka tak bisa menyelesaikannya sendiri.

  1. Terlalu Mengontrol Hidup

Bagi seseorang yang gemar mengatur atau mengontrol segala hal, dia ingin memastikan setiap rencana berjalan sempurna tanpa cela. Menurutnya, belum tentu orang lain akan mengerjakan sesuatu sesuai dengan ekspektasinya.

Ya, dia meragukan kemampuan orang lain. Daripada meminta pertolongan lebih baik semuanya dilakukan sendiri.

  1. Takut Berutang Secara Emosional

Ada tipe orang yang memandang hubungan harus seimbang. Jika seseorang memberikan bantuan, di kemudian hari pun harus melakukan sebaliknya.

Sebagian orang mungkin tidak memusingkan perkara bantu-membantu ini, tapi ada juga yang merasa takut berutang secara emosional ketika sudah mendapatkan bantuan. Apabila pola pikir seperti ini terus dilanjutkan, koneksi tulus dalam hubungan sosial akan sangat sulit terjalin.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore