Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 3 April 2025 | 05.26 WIB

8 Frasa yang Hanya Diucapkan oleh Orang Introvert Sejati Menurut Psikologi

Ilustrasi seorang introvert sejati (Dok. Freepik)

JawaPos.com - Setiap orang pasti tahu apa itu introvert dan extrovert. Namun, tahukah kamu bahwa ada perbedaan yang signifikan antara introvert dan orang yang hanya pemalu? Perbedaan ini lebih pada energi yang dimiliki. 

Seseorang yang pemalu mungkin takut berinteraksi sosial, sedangkan introvert sebenarnya lebih memilih untuk tidak terlalu banyak berinteraksi karena mereka merasa lebih bertenaga saat berada dalam kesendirian.

Psikologi menunjukkan bahwa introvert memiliki cara unik dalam berkomunikasi. Dilansir dari Geediting pada Rabu (2/4), ada beberapa frasa yang sering diucapkan yang membedakan dengan orang lain. 

1. "Aku Butuh Waktu Sendiri"

Bagi seorang introvert, kesendirian bukanlah sebuah kemewahan, melainkan kebutuhan. Mereka tidak anti-sosial, bahkan menikmati pertemuan dan interaksi sosial. Namun, perbedaan utama terletak pada cara mereka mengisi ulang energi. Sementara extrovert bisa mendapat energi dari keramaian, introvert justru merasa lebih segar setelah berdiam diri di tempat yang tenang.

Menurut penelitian Dr. Marti Olsen Laney, otak introvert memproses rangsangan dengan jalur yang lebih panjang dibandingkan dengan extrovert. Proses ini membutuhkan lebih banyak energi, sehingga introvert sering merasa kelelahan setelah berinteraksi. Jadi, saat seorang introvert berkata, "Aku butuh waktu sendiri", itu bukan sekadar untuk menghindari pertemuan, melainkan cara mereka untuk memulihkan energi.

2. "Bisakah Kita Jadwalkan Ulang?"

Frasa ini sering disalahartikan sebagai alasan untuk menghindari interaksi sosial. Padahal, bagi seorang introvert, ini adalah cara untuk memastikan bahwa mereka dapat hadir dengan sepenuh hati. Setelah seharian penuh dengan pertemuan atau interaksi sosial, mereka mungkin merasa sangat lelah. Oleh karena itu, meminta untuk menjadwalkan ulang bukan berarti mereka tidak ingin bertemu, melainkan mereka ingin memastikan pertemuan tersebut bermakna.

Introvert lebih mengutamakan kualitas pertemuan daripada kuantitas. Jadi, jika mereka meminta untuk menjadwalkan ulang, itu karena mereka ingin memberikan perhatian penuh ketika bertemu, bukan karena mereka tidak tertarik.

3. "Aku Lebih Suka Menulis daripada Berbicara"

Bagi introvert, menulis adalah cara yang lebih efektif untuk mengekspresikan diri. Penelitian dari University of Maryland menunjukkan bahwa introvert memiliki lebih banyak materi abu-abu di korteks prefrontal, bagian otak yang terlibat dalam pemikiran abstrak dan pengambilan keputusan. Hal ini bisa menjelaskan mengapa introvert lebih memilih menulis, karena mereka bisa memikirkan dan menyusun kata-kata dengan lebih terstruktur dan jelas.

Jadi, saat seorang introvert mengatakan, "Aku lebih suka menulis daripada berbicara", itu bukan berarti mereka pemalu. Mereka hanya merasa bahwa tulisan adalah cara yang lebih nyaman untuk berkomunikasi.

4. "Aku Lebih Suka Mendengarkan"

Mendengarkan adalah keterampilan yang dimiliki oleh banyak introvert. Saat mereka mengatakan, "Aku lebih suka mendengarkan", itu bukan karena mereka tidak punya pendapat. Sebaliknya, mereka memang sangat menikmati proses mendengar dan memahami orang lain dengan lebih dalam. Introvert cenderung menjadi pendengar yang baik dan sering kali menjalin percakapan yang lebih bermakna karena mereka memperhatikan setiap detail.

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore